RASIOO.id – Bupati Bogor Rudy Susmanto menghadiri perayaan HUT ke-81 TNI di Makodim 0621/Kabupaten Bogor, Senin 5 Oktober 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dengan TNI dalam menangani berbagai persoalan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pengelolaan sampah.
Menurut Rudy, luasnya wilayah Kabupaten Bogor membuat pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, keterlibatan TNI dinilai penting untuk mempercepat pembangunan, terutama di wilayah yang membutuhkan penanganan langsung.
“Bogor ini luas, tidak semua bisa kita jangkau sendiri. Ketika ada wilayah dan kebutuhan masyarakat yang tidak mampu ditangani Pemkab secara cepat, di situlah TNI kita libatkan untuk mempercepat pembangunan,” kata Rudy.
Ia menyebut sejumlah pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bogor turut mendapat dukungan TNI. Di antaranya pembangunan infrastruktur Malasari-Nanggung, jalan alternatif Citerko-Taman Safari Indonesia, akses Transyogi-Desa Sukaresmi, hingga pembangunan sejumlah jembatan.
Kolaborasi juga dilakukan dalam bidang ketahanan pangan. TNI dilibatkan dalam pembukaan lahan pertanian untuk mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Bogor.
Tak hanya sektor pembangunan dan pangan, Rudy menyebut TNI juga ikut dilibatkan dalam penanganan persoalan sampah, termasuk pengolahan sampah di TPA Galuga menggunakan teknologi pirolisis.
Rudy menegaskan, keterlibatan TNI bukan sekadar sebagai pendamping pemerintah daerah. Menurutnya, TNI menjadi bagian dari upaya mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di lapangan.
“Jalan, jembatan, ketahanan pangan, penanganan bencana sampai persoalan sampah kita kerjakan bersama. Apa yang tidak bisa dijangkau Pemkab sendiri, harus kita selesaikan dengan kolaborasi bersama TNI,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf. Rizal Dwijayanto mengatakan peringatan HUT ke-81 TNI tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan.
Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat harus menjadi bagian dari tugas prajurit dalam menjalankan pengabdian.
“TNI tidak boleh hanya hadir saat upacara. Prajurit harus hadir di tengah persoalan masyarakat, semakin adaptif, profesional, dan mampu menyatu dengan rakyat,” ujar Rizal.
Ia menambahkan, sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan keberadaan TNI dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Bogor.











Komentar