RASIOO.id – Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui Program Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, program tersebut dijalankan melalui kegiatan kebersihan rutin, penghijauan, hingga pembangunan hutan kota.
Pelaksanaan program ini menjangkau 40 kecamatan dan hampir seluruh desa di Kabupaten Bogor. Kegiatan kebersihan lingkungan menjadi agenda rutin setiap pekan dengan melibatkan perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Sejak pagi hari, kita secara serentak melaksanakan Program Indonesia Asri di 40 kecamatan dan hampir seluruh desa se-Kabupaten Bogor. Kegiatan ini memang menjadi rutinitas yang kita laksanakan setiap minggu. Di Alun-Alun Tegar Beriman pun sama, masing-masing perangkat daerah melaksanakan kegiatan secara bergiliran,” ujar Rudy, Selasa, 20 Oktober 2026.
Program Indonesia Asri merupakan gerakan untuk mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah. Pelaksanaannya mendorong keterlibatan pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan, mengelola sampah, serta memperluas ruang terbuka hijau.
Rudy menjelaskan, komitmen Pemkab Bogor terhadap kelestarian lingkungan juga diwujudkan melalui pembangunan hutan kota. Sejak Juli 2025, pemerintah daerah telah memulai penanaman pohon di berbagai kecamatan.
Hingga Oktober 2026, lahan seluas sekitar 220 hektare telah dibuka dan ditanami pohon di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor. Salah satu kawasan penghijauan tersebut berada di sekitar lingkar Stadion Pakansari.
Menurut Rudy, pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan. Keberadaan pepohonan dan kawasan hijau perlu dipertahankan karena memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.
“Sebesar apa pun pembangunan yang kita lakukan, secepat apa pun infrastruktur kita bangun, apabila harus mengorbankan pepohonan dan kawasan hijau yang ada, tentu sangat disayangkan. Karena pohon adalah bagian dari masa depan kita bersama,” tegasnya.
Pemkab Bogor juga memperluas penghijauan di lahan kritis dan kawasan yang memiliki potensi longsor. Bahkan, sejumlah lahan cadangan pemakaman yang belum digunakan mulai ditanami pohon dengan jarak sekitar lima meter antarpohon, tanpa menghilangkan fungsi utama lahan tersebut.
Rudy mengakui, pembangunan hutan kota membutuhkan waktu panjang dan tidak seluruhnya dapat diselesaikan selama masa kepemimpinannya. Namun, ia berharap upaya yang telah dimulai dapat menjadi fondasi bagi pemerintahan berikutnya untuk terus mengutamakan aspek lingkungan dalam pembangunan daerah.
“Kita mungkin belum bisa menyelesaikan seluruh pembangunan hutan kota dalam masa kepemimpinan lima tahun. Namun, setidaknya kita meninggalkan titik awal dan fondasi agar siapa pun yang melanjutkan pemerintahan tetap mengedepankan aspek lingkungan dalam pembangunan,” ungkapnya.
Program tersebut juga mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Ari, warga Cibinong yang berjualan di sekitar Jalan Tegar Beriman, menilai lingkungan yang bersih dan hijau membuat aktivitas masyarakat maupun pedagang terasa lebih nyaman.
Ia mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui Program Indonesia Asri. Ari berharap kegiatan tersebut terus berjalan dan mendorong semakin banyak masyarakat untuk terlibat menjaga lingkungan.
Melalui program ini, Pemkab Bogor mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan, menanam dan merawat pohon, serta membangun kebiasaan hidup sehat. Pemerintah daerah berharap semangat gotong royong dapat memperkuat upaya mewujudkan Kabupaten Bogor yang aman, sehat, resik, indah, dan berkelanjutan.















Komentar