Krisis Air Hampir 50 Hari, PMI Pinang Salurkan 45 Galon Air Minum untuk Warga Cipete

RASIOO.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Pinang menyalurkan bantuan 45 galon air minum untuk warga terdampak kekeringan di Jalan H.R. Rasuna Said, Gang Katuk, RT 03/RW 04, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Minggu, 25 Oktober 2026.

Bantuan tersebut menyasar warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama hampir 50 hari. Tercatat sekitar 80 kepala keluarga (KK) terdampak krisis air akibat menipisnya sumber air di lingkungan mereka.

Ketua PMI Kecamatan Pinang, Mumu Rohimu atau Jaro Mumu, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan mengenai kondisi warga di Gang Katuk.

“Begitu mendapat laporan bahwa saudara-saudara kita di Gang Katuk mengalami krisis air bersih akibat kekeringan, jajaran PMI Kecamatan Pinang langsung bergerak ke lokasi. Bantuan 45 galon air bersih ini berasal dari para donatur yang peduli, dan sengaja kami peruntukkan khusus sebagai air minum siap konsumsi bagi warga,” ujar Jaro Mumu.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari para donatur yang menyalurkan kepeduliannya melalui PMI Kecamatan Pinang. Air dalam galon itu secara khusus diperuntukkan bagi kebutuhan konsumsi warga.

Menurut Mumu, ketersediaan air minum menjadi kebutuhan penting ketika warga menghadapi kekeringan. Karena itu, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian masyarakat sekaligus meringankan beban mereka.

“Harapan kami, bantuan air galon konsumsi dari para donatur ini dapat langsung mengobati dahaga dan meringankan beban harian warga. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan bantuannya lewat PMI,” katanya.

PMI Kecamatan Pinang juga berkomitmen memantau kondisi di lokasi dan berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW untuk mengetahui perkembangan kebutuhan air warga.

“Kami akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak RT/RW agar kebutuhan air warga tetap terpenuhi,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua RT 03, Aswan, mengungkapkan bahwa warga telah mengalami kesulitan air bersih selama hampir 50 hari. Sejumlah sumber air masih mengeluarkan air, tetapi debitnya sangat kecil dan hanya tersedia pada malam hari.

“Sudah hampir 50 hari kekeringan. Ada juga beberapa yang keluar tapi numpang doang. Airnya malam keluarnya, itu pun kecil banget,” tutur Aswan.

Ia mengapresiasi bantuan air minum yang disalurkan PMI Kecamatan Pinang kepada warga di lingkungannya. Menurutnya, bantuan tersebut membantu masyarakat yang tengah kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Alhamdulillah, ini hari ini dapat bantuan air minum galon dari PMI Kecamatan Pinang kepada warga di sini, semoga berkah dan terima kasih atas bantuannya ini,” pungkasnya.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air minum warga Gang Katuk sembari menunggu kondisi sumber air kembali normal.

Komentar