Partai Hidup Mati, Erick Thohir: Masyarakat Tolong Jangan Hancurkan Mental Pemain

 

RASIOO.id – Media sosial bagai pisau bermata dua, terutama bagi pesepak bola di Indonesia yang sudah berhasil masuk skuad Timnas Indonesia. Media sosial bisa membuat mereka semakin dikenal oleh masyarakat.

Mereka bisa membangun citra figur yang positif yang membuat mereka bisa menghasilkan uang dengan cara lain, misalnya menjadi brand ambassador.

Sementara di sisi lain, media sosial juga bisa cukup berbahaya bagi mereka. Netizen bisa memberikan komentar buruk yang cenderung jahat ketika penampilan mereka sedang menurun.

Erick Thohir mengingatkan para pemain Timnas Indonesia untuk tidak terlalu berlebihan dalam bermedia sosial. Bahkan, mereka diharapkan untuk membatasi diri, terutama ketika Skuad Garuda sedang menghadapi Piala Asia 2023.

“Saya berharap para pemain juga bisa fokus apalagi pertandingan besar seperti ini, enggak usah main sosmed dulu,” ujar Erick.

 

Baca Juga : Sudah 20 % Pembangunan Training Camp Timnas Indonesia di IKN, Juni 2024 Ditarget Selesai

 

Beberapa pemain Timnas Indonesia memang memutuskan berpuasa media sosial selama Piala Asia 2023 berlangsung. Namun, banyak juga yang terlihat masih aktif dengan media sosial mereka.

Erick Thohir pun memiliki permintaan khusus kepada masyarakat Indonesia. Erick meminta masyarakat untuk menjaga mentalitas pemain.

“Untuk masyarakat, tolong dengan kerendahan hati, saya berharap, tolong pemain ini manusia juga, kita juga harus bisa saling menghargai,” pinta Erick Thohir.

“Jangan sampai ada penelitian bahwa bangsa yang ramah tamah akhirnya sekarang sebagai bangsa yang seakan-akan senang mengintimidasi dan keluar kata-kata kasar. Kritik wajib itu bagian dari era demokrasi, tapi sampai mematikan pemain itu ya yang rugi kita,” tandasnya.

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar