RASIOO.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang secara resmi menggelar Pengukuhan dan Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) I Pengurus MUI Kota Tangerang Masa Khidmat 2026–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung MUI Kota Tangerang, Rabu, 21 Januari 2026.
Ketua MUI Kota Tangerang, KH Ahmad Baijuri Khotib, menegaskan bahwa MUI berperan sebagai wadah dakwah untuk mengajak masyarakat kepada kebaikan, sekaligus menjadi mitra strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan.
“MUI bersama pemerintah tentunya saling menguatkan untuk membawa masyarakat ke arah situasi yang semakin baik, sejahtera, dan aman,” ujar KH Ahmad Baijuri Khotib.
Ia menjelaskan, pada periode kepengurusan kali ini, mengusung komposisi pengurus yang lebih ramping dibandingkan periode sebelumnya. Total terdapat 80 orang pengurus yang berasal dari berbagai unsur.
“Sebenarnya lebih ramping, dan insyaallah sudah kami akomodir seluruh organisasi, baik ormas keagamaan, ormas kemasyarakatan, para cendekiawan, ulama, serta tokoh-tokoh masyarakat untuk menjaga keseimbangan kewilayahan,” paparnya.
Selain penguatan program dakwah, MUI Kota Tangerang bersama Pemkot Tangerang juga menginisiasi gerakan kemanusiaan melalui pemberangkatan tim relawan ke sejumlah wilayah terdampak bencana.
“Yang berangkat ada sembilan orang. Pemkot bersama MUI menginisiasi dan menggerakkan masyarakat. Alhamdulillah, dana sebesar Rp2 miliar berhasil terkumpul. Tim telah diberangkatkan untuk tanggap darurat dan hari ini memasuki tahap re-entry,” ungkapnya.
Ia menambahkan, bantuan tersebut akan digunakan untuk renovasi sekitar delapan masjid dan musala yang tersebar di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, serta satu lokasi di Pulau Jawa, yakni kawasan Semeru.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan apresiasi atas komitmen MUI yang konsisten mendukung program-program kemasyarakatan, termasuk dalam kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
“Ketika ulama dan pemerintah berjalan seiring, insya Allah program pembangunan dan upaya kemanusiaan akan lebih mudah diterima serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan pelepasan Tim Pemerintah dan Masyarakat Kota Tangerang Peduli Sumatera, Aceh, dan Jawa sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap para korban bencana.















Komentar