RASIOO.id – Sejumlah emak-emak di wilayah Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, menyuarakan penolakan terhadap rencana Pemerintah Kota Bogor yang akan membangun fasilitas pengolahan sampah di lingkungan mereka.
Penolakan tersebut disampaikan langsung oleh warga dalam beberapa kesempatan, termasuk saat berkumpul di lingkungan permukiman. Mereka mengaku khawatir keberadaan fasilitas pengolahan sampah akan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan dan kenyamanan warga sekitar.
Salah satu warga menyebutkan, masyarakat tidak pernah mendapatkan sosialisasi yang jelas terkait rencana pembangunan tersebut. Warga juga mengaku keberatan jika wilayahnya dijadikan pusat pengolahan sampah, yang berpotensi menimbulkan bau tidak sedap serta pencemaran lingkungan.
“Kalau memang ini untuk kepentingan umum, harusnya ada penjelasan dulu ke warga. Jangan tiba-tiba mau dibangun di sini,” ujar salah satu ibu rumah tangga di lokasi.
Selain itu, warga juga menilai lokasi Kayumanis tidak tepat untuk pembangunan fasilitas tersebut karena berada di kawasan permukiman padat penduduk. Mereka meminta pemerintah mencari lokasi alternatif yang lebih jauh dari pemukiman warga.
Di sisi lain, rencana pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bogor dalam mengatasi persoalan sampah yang kian meningkat setiap harinya. Fasilitas yang direncanakan disebut-sebut berupa Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
Meski demikian, warga tetap berharap pemerintah dapat mempertimbangkan aspirasi masyarakat sebelum melanjutkan rencana tersebut. Mereka menegaskan tidak menolak program penanganan sampah, namun meminta agar pelaksanaannya tidak merugikan warga sekitar.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terbaru dari pihak Pemerintah Kota Bogor terkait tindak lanjut penolakan warga tersebut.













Komentar