RASIOO.id – Polresta Bogor Kota, Polda Jabar kembali menggelar razia minuman keras (miras) pada Rabu, 22 Maret 2023 malam. Razia di hari pertama bulan suci Ramadhan 1444 H tersebut, dilakukan demi menjamin kenyamanan umat muslim yang akan menjalankan ibadah puasa.
Kapolresta Bogor Kota, Komisaris Besar Polisi, Bismo Teguh Prakoso menjelaskan, razia Tim Kujang Polresta Bogor Kota kali ini merupakan razia miras pertama di bulan Ramadan. Hasilnya tidak main-main.
Baca Juga: Polresta Bogor Buka Layanan Titip Kendaraan di Kantor Polisi Gratis selama Mudik Lebaran 2023
“Dari satu toko di Jalan Warung Jambu Kota Bogor, kami menyita 133 botol miras dari berbagai merk tanpa izin edar,” tegas Bismo Teguh Prakoso, Kamis, 23 Maret 2023.
Selain menyita ratusan botol miras, pihaknya juga mendata penjual dan mengambil tindakan sesuai pelanggaran hukum yang telah dilakukannya. Menurut Bismo Teguh Prakoso, razia miras digelar untuk mencegah aksi kriminalitas jalanan dan tawuran remaja yang salah satunya kerap dipicu usai meminum alkohol. Lebih dari itu, razia dilakukan untuk menciptakan kondusifitas di wilayah Kota Bogor.
Baca Juga: Bawa Pesan Damai, 16 Perwira Polresta Bogor Kota Jadi Pembina Upacara di Sekolah
“Kita akan terus menggelar operasi miras dan patroli kerawanan malam secara rutin dan berkelanjutan. Sebab ini merupakan tindakan preventif,” jelas Bismo Teguh Prakoso.
Dengan upaya antisipasi kejahatan ini diharapkan mampu mengurangi gangguan kamtibmas yang mengancam aktivitas masyarakat dengan kekerasan di wilayah hukum Polresta Bogor Kota.
“Kepolisian juga melakukan monitoring kewillayahan serta potensi kerawanan kejahatan malam seperti pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat) hingga pencurian kendaraan bermotor (Curanmor),” papar Bismo Teguh Prakoso.
Baca Juga: Tim Kujang Polresta Bogor Sita Ratusan Miras dan Bubarkan Remaja Nongkrong
Selain Tim Kujang, jajaran Bajra dengan Blue light Patrol juga bergerak rutin untuk memberikan detterence effect, termasuk menyambangi masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait kerawanan yang terjadi.
Editor: Hannan














Komentar