Sekda Kota Bogor Perintahkan BPBD Segera Tangani Rumah Ambruk di Katulampa

RASIOO.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah didampingi perangkat daerah terkait meninjau beberapa bangunan rumah warga yang ambruk akibat tertimpa bencana. Salah satunya di Kampung Katulampa Sirnagalih, RT.01, RW.21, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Selasa, 28 Maret 2023.

Saat meninjau, Syarifah didampingi Kepala Dinsos, Fahrudin, Kepala Pelaksana BPBD, Teofilo Patrocinio Freitas dan perwakilan Dinas Perumkim memasuki rumah yang kondisinya sudah tidak layak.

Baca Juga: Dibangun Jalan Tol BORR hingga Ada Kampung Atlet di Kelurahan Kayumanis, Dedie Rachim Minta Prioritaskan Masyarakat

Sebab, bagian atap rumah sudah hampir ambruk akibat dinding yang keropos akibat tiang pondasi yang terlihat keropos. Demikian halnya dengan kondisi peralatan rumah.

Kepada aparatur wilayah dan perangkat daerah terkait, Sekda memerintahkan untuk segera menanganinya mengingat kondisi tempat tinggal yang memprihatinkan, termasuk kebutuhan yang bisa segera dipenuhi, diantaranya kasur dan selimut.

Baca Juga: Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah Sebut di RKPD 2024 Kota Bogor bakal Mandiri

“Setelah pihak kelurahan menyampaikan pengajuan, perangkat daerah terkait segera menanganinya. Rencananya setelah Idul Fitri,” kata Sekda di lokasi.

Sekretaris Kelurahan Katulampa, Randi Kurnia menyampaikan, pihaknya telah mengajukan bantuan kepada perangkat daerah terkait.

Untuk realisasi perbaikan rencananya akan dilaksanakan setelah Idul Fitri menggunakan Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT). Sebelumnya kata Randi telah ditangani rumah dengan kondisi hampir serupa di RW 04.

Ambruknya atap rumah milik Karta (60) terjadi pada awal Maret 2023. Tidak adanya dokumen kependudukan sehingga pengajuan bantuan menjadi tersendat.

Baca Juga: Ada Disabilitas Jadi PNS di Kota Bogor, Bima Arya Siap Dorong Kembangkan Karirnya

Untuk mempercepat bantuan, Kelurahan Katulampa bersama Ketua RT. 01, Holil dan Ketua RW. 21, Nurdin memfasilitasi pembuatan dokumen kependudukan bagi Karta, yang kondisinya rumahnya sangat memprihatinkan dan tidak layak huni.

Reporter: Pegy Cindy
Editor: Hannan

Komentar