RASIOO.id – Kasus gratiifikasi Rafael Alun Trisambodo menyeret nama sejumlah selebritis terkenal. Seorang artis terkenal berinisial R disebut terlibat pencucian uang ayah Mario Dandy, Rafael Alun Trisambodo. R disebut terlibat bisnis besar dengan mantan pejabat Ditjen Pajak itu.
Keterlibatan artis berinisial R itu diungkap oleh Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus. IAW juga mensinyalir nama artis lain berinisial P turut terlibat pencucian uang Rafael.
“Kami sudah sampaikan ke KPK. Inisialnya orang kaya baru itu R,” kata Iskandar Sitorus, kepada wartawan, usai melaporkan kasus tersebut ke KPK.
Baca Juga : Jadi Tersangka Rafael Buka Suara, Ini Kata Dia Soal Safe Deposite Box Rp37 Miliar
Hanya saja, Iskandar tak merinci lebih jauh sosok R yang dimaksudnya itu. Dia hanya menyebut ciri-ciri umum R yang disebut terlibat bisnis besar dengan Rafael Alun. IAW juga tidak merinci siapa artis lain berinisial P yang disebut-sebut juga turut terlibat.
Namun pihak Indonesia Audit Watch (IAW) tak mau menjabarkan siapa artis inisial R maupun P ini.
“Orang kaya baru. Di data kami disebutnya orang kaya baru,” tegas Iskandar Sitorus.
Iskandar menambahkan, Rafael terakses dengan R yang dia sebut orang kaya baru yang mengendalikan bisnis. Bisnis tersebut bermodal ratusan miliar. “Modal dasarnya saja Rp 170-an miliar, lalu bisnis ini angkanya triliunan,” katanya lagi.
Selain itu, IAW juga mensinyalir ayah Mario Dandy itu mempunyai hubungan bisnis besar lainnya. Dalam hal ini juga diduga melibatkan besan Rafael Alun.
“Rafael terkoneksi ada bisnis besar lainnya, bisnis produksi bahan bangunan, membangun hal-hal yang terkait properti. Nah itu terkait dengan besan Rafael,” tegasnya.
Beberapa waktu lalu IAW juga mengeluarkan inisial artis P yang diduga terlibat pencucian uang. Dikatakan bahwa praktik pencucian uang bernilai Rp 4,4 T ini melibatkan artis inisial P melalui kegiatan endorse dan modal bisnis. Di antaranya, skin care, butik, dan petshop.
Adanya inisial P ini membuat Pamela Safitri dan Prilly Latuconsina langsung membuat klarifikasi.
Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan mendalami informasi soal artis berinisial R yang diduga terlibat dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi mantan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Rafael Alun Trisambodo.
“Inisial R itu siapa? Ini sedang kami dalami. Apakah R itu huruf depannya atau itu ada di tengah atau ada di ujung. Itu yang sedang kita dalami. Yang jelas ada R-nya,” kata Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur, Kamis, 30 Maret.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan KPK akan menelaah terlebih dulu soal laporan salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) soal dugaan keterlibatan artis inisial R tersebut.
“Kami nanti akan komunikasikan dan koordinasikan apakah betul ada laporan dimaksud, tapi tiap laporan masyarakat yang mendukung upaya penegakan hukum termasuk proses yang kami lakukan ini tentu kami akan dalami lebih lanjut,” kata Ali.
Ali juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sungkan untuk memberikan informasi yang relevan dengan proses penyidikan KPK.
“Kami berharap masyarakat yang punya data dan informasi terkait dengan perkara yang sedang kami tangani, silakan disampaikan,” ujarnya.
Untuk diketahui, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah meningkatkan status kasus Rafael Alun Trisambodo ke tahap penyidikan dan menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka.
KPK telah menemukan dugaan pidana korupsi yang dilakukan mantan kepala Bagian Umum Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan II itu.
KPK memperkirakan Rafael Alun menerima gratifikasi hingga puluhan miliar rupiah selama periode 2011-2023.
Angka tersebut diperoleh berdasarkan perhitungan penyidik dari alat bukti yang ditemukan penyidik, salah satunya adalah safe deposit box (SDB) milik Rafael. (det/voi)
Editor : Ramadhan















Komentar