RASIOO.id – Aksi spesialis bobol minimarket kali gagal di daerah Rumpin. Satu pelaku ditangkap petugas saat sedang menjalankan aksinya di salah satu minimarket di Jalan Gunung Eundeur, RT 01/01, Kampung Cimahiwal, Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Sabtu 1 April 2023. Sementara 2 pelaku lainnya berhasil kabur.
Kapolsek Rumpin, Kompol Sumijo mengatakan, aksi perampokan minimarket di wilayahnya berhasil digagalkan atas informasi warga setempat.
“Kami mendapat informasi sekitar pukul 04.00 WIB langsung dari manajer area kalau sensor alarm toko berbunyi terus, dan meminta diperiksa ke petugas toko,” ungkap Kapolsek Rumpin Kompol Sumijo kepada wartawan, Minggu 2 April 2023.
Tanpa basa-basi, Petugas piket Polsek Rumpin yang mendapati laporan tersebut langsung menuju lokasi yang ditunjukan pelapor, dan mendapati para pelaku berada di dalam sedang membobol tembok.
“Petugas toko membuka pintu didampingi empat petugas kepolisian Polsek Rumpin lalu menyalakan lampu dan terlihat ada seorang pelaku dengan posisi berdiri di ruang gudang,” ucapnya.
Baca Juga : Sadis, Minimarket di Ciomas Bogor Dirampok, Karyawannya Kena Bacok
Petugas langsung mengamankan satu pelaku dan dibawa ke kantor Polsek Rumpin untuk diproses lebih lanjut. Kapolsek menambahkan, Pelaku masuk ke dalam toko dengan cara merusak atap plafon (jebol) lalu masuk ke toko dengan tujuan mengambil uang di mesin ATM dan brankas milik toko.
Selain merusak pintu ATM, pelaku juga merusak tembok pengaman brankas dan DVR CCTV, tapi tidak berhasil karena alarm langsung bersuara dan diketahui warga.
“Hasil interogasi pelaku SN (20) telah mengakui bahwa dalam melakukan aksinya dibantu dua rekannya K dan A yang berhasil kabur,” katanta.
K dan A bertugas berjaga di luar toko. Begitu petugas datang ke lokasi, dua pria yang sudah dikatongi identitasnya itu langsung melarikan diri.
Polisi mengamankan barang bukti berupa linggis dan obeng yang digunakan oleh para pelaku. Kapolsek meyakini, para pelaku tidak satu kali melakukan aksi pembobolan minimarket ini.
“Dua pelaku masih DPO dan kami masih mendalami kasus ini diduga melakukan aksi yang sama di toko lain,” tegasnya
Sementara itu, karyawan toko Siti Alpiah mengungkapkan, kejadian diketahui sekitar Sabtu subuh dengan meminta bantuan petugas polisi membuka toko.
“Saat petugas membuka toko, ternyata di dalam sudah ada satu pelaku. Bahkan kondisi toko sudah berantakan merusak mesin ATM, pintu gudang sampai brankas,” pungkasnya. (*)
Editor : Ramadhan















Komentar