RASIOO.id -Ramai Kabar honor pantarlih (Panitia Pemutakhiran Data Pemilih) di potong oleh oknum penyelenggara di Kecamatan Tajurhalang.
Ketua karang Taruna Kecamatan Tajurhalang Asep Setiawan mengaku, pihaknya banyak menerima laporan dari para anggota Katar yang menjadi Panitia Pemutakhiran Data Pemilih bahwa honornya di pangkas oleh oknum PPS (Panitia Pemungutan Suara)
“Yaa saya dapat banyak pengaduan dari anggota dan kader-kader Karang Taruna yang menjadi Pantarlih di beberapa desa se kecamatan Tajurhalang, honor mereka di potong 200 ribu perorang kabarnya” ujarnya, Minggu 23 April 2023
“Saya sudah memiliki banyak alat bukti terkait pemotongan honor pantarlih tersebut,” tambah nya
Baca Juga : KPU Tetapkan 3,9 juta Daftar Pemilih Sementara di Kabupaten Bogor untuk Pemilu 2024
Medisa, salah satu anggota pantarlih pun membenarkan kejadian pemangkasan honor pantarlih tersebut
“Yaa betul pada saat pembagian honor pantarlih, kami dimintakan Rp 200 ribu perorang oleh oknum PPS Desa Tonjong dengan alasan PPS membantu pekerjaan Pantarlih, jelas itu tidak logis karena PPS sudah memiliki Tugas dan Honor nya masing-masing,” kata dia.
Ketua Karang Taruna Tajurhalang menilai kejadian tersebut adalah tindakan pungli dan pihak nya akan melaporkan kejadian tersebut pada KPU kabupaten Bogor.
“Pemotongan Honor pantarlih itu tindakan pungli tidak dibenarkan atas dasar apapun, kami akan laporkan kejadian ini pada KPU kabupaten Bogor dan kami minta KPU kabupaten Bogor ada tindakan tegas bagi para pelaku pungli tersebut karena akan merusak citra KPU,” Tutupnya















Komentar