RASIOO.id – ASR (17) alias Tukul Eksekutor atau pelaku utama pembacokan almarhum Arya Saputra tiba di Polresta Bogor Kota, Kamis 11 Mei 2023, sekira pukul 19.30 WIB. Tukul ditangkap di daerah Yogyakarya oleh aparat kepolisian yang dua bulan belakangan ini mengejarnya.
Saat digelandang petugas ke sel tahanan Polresta Bogor Kota, remaja yang berstatus siswa SMK Yapis Kota Bogor tersebut tak berkata apa-apa.
Tukul hanya tertunduk malu saat kamera wartawan menyorot wajahnya.
Baca Juga : Terekam Kamera Warga, Begini Aksi Pelaku Sabetkan Pedang ke Arah Siswa SMK di Bogor Hingga Tewas
Tukul merupakan eksekutor atau pembunuh siswa SMK Bina Warga Bogor, Arya Saputra di Simpang Pomad, Kota Bogor dua bulan lalu.
Kejadian Jum’at 10 Maret 2023 tersebut menyebabkan Arya Saputra meninggal dunia. Tukul dengan sadis menyabetkan golok panjang ke arah leher Arya. Sabetan tersebut menyebabkan luka memanjang dari arah leher hingga pipi sebellah kanan korba.
Baca Juga : Permainkan Aparat Hukum, Keluarga Arya Saputra Minta Tukul Pelaku Utama Pembacokan Arya Saputra Dihukum Mati
Arya meninggal di lokasi kejadian dengan tubuh bersimbah darah. Remaja yang dikenal tidak pernah terlibat tawuran menjadi korban acak yang dilakukan Tukul bersama dua orang temannya sesama siswa SMK Yapis Kota Bogor.
Kapolesta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso memberi keterangan singkat kepada wartawan yang menunggu kedatangan Tukul.
Tukul ditangkap di Yogyakarta usai dua bulan menjadi buronan polisi. “Kita amankan di Yogyakarta, kita akan lakukan pemeriksaan,” kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Bismo Teguh Prakoso, Kamis 11 Mei 2023.
Bismo menyebut, lamanya pencarian ASR karena ia sudah berpengalaman dalam tindak pidana. Tukul pernah ditangkap dan dipenjara karena melakukan penjambretan di wilayah Kabupaten Bogor.
“Tersangka ini cukup lihai, jadi sebelumnya dia memang sudah terlibat dalam kejahatan jambret, pencurian di wilayah Kabupaten Bogor, kemudian ditahan di Polres, kemudian diteruskan di lapas, kemudian melakukan kejahatan ini (Pembunuhan) di Simpang Pomad,” papar Bismo.














Komentar