RASIOO.ID – Sekertaris DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Usep Supratman memastikan dirinya kembali maju dalam kontestasi pemilihan legislatif (pileg) 2024 mendatang.
Usep Supratman menyebut, mencalonkannya kembali sebagai wakil rakyat di daerah pemilihan (dapil) III itu adalah upaya untuk menuntaskan aspirasi masyarakat yang belum tuntas pada pertama ia menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor.
Kata dia, masih ada sejumlah aspirasi yang harus ia dorong untuk kepentingan masyarakat di Dapil III yang diharapkan mampu selesai di periode kedua dia nanti.
Baca Juga: Usep Supratman Tak Paksakan Anaknya Jadi Politisi
“GOR belum selesai , RSUD selalu ada yang kurang, Puskesmas belum, RKB (Ruang kelas baru) untuk sekolah-sekolah belum maksimal, kantor Kecamatan Cigombong belum dibangun dan lainnya,” kata Usep Supratman, Senin 15 Mei 2023.
Di periode 2024-2029 nanti, sambung dia, sejumlah aspirasi untuk pembangunan infrastruktur, sosial dan Kepentingan masyarakat lainnya bisa terealisasi secara maksimal dengan didorong melalui kursi Legislatif.
“Insyaallah bisa, di akhir tahun 2024 nanti, ada yang sudah beres (aspirasi-aspirasi masyarakat),” papar Usep Supratman.
Baca Juga: Soal Isu Sekda Bayangan di Kabupaten Bogor, Komisi I : Segeralah Bertobat
Ia berharap, peran dan kontribusi dia di periode pertama menjadi anggota legislatif ini, bisa dirasakan oleh masyarakat. Sehingga, kata dia, masyarakat kembali mempercayakan suaranya kepada Usep Supratman sebagai wakil rakyat mereka dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di dapil III.
“Saya targetnya 20 sampai 30 ribu suara, karena kemarin (pileg 2019) 12 ribu suara,” ucap Usep Supratman.
Dia meyakini, masyarakat di dapil III akan lebih selektif dalam memiliki wakil rakyat mereka. Sehingga, kendati di dapil III Kabupaten Bogor ada calon baru putri Iwan Setiawan dari partai Gerindra, ia tidak gentar sedikitpun.
Baca Juga: Gamang PPP Bogor Menangkan Ganjar di Kandang Prabowo
“Ngga ngaruh, masing-masing itu kalau bertanding udah nyerah ya atuh jangan (nyaleg),” tutup Usep Supratman.















Komentar