RASIOO.id – DPRD Kabupaten Bogor meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) untuk menunda terlebih dahulu pembuatan Mahkota Tugu Pancakarsa.
Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Daen Nuhdiana menyebut, pembuatan Mahkota Tugu Pancakarsa tidak boleh dibuat sembarangan.
Sebab, kata dia, Mahkota pada Tugu tersebut akan menjadi simbol yang merepresentasikan Kabupaten Bogor.
“Kalau bisa mah ditunda dulu, ini kan bicara soal Bogor,” kata Daen, Selasa 30 Mei 2023.
Ia bahkan mengaku belum ada laporan dari DPKPP soal pembuatan Mahkota Tugu Pancakarsa tersebut. “Belum ada, belum ada informasi terkait itu,” singkat dia.
Daen menyebut, pembuatan Landmark atau simbol suatu daerah harus disesuaikan dengan sejarah dan filosofi daerah itu sendiri.
“Harus dilihat dulu seperti apa, jangan sampe konsepnya modernisasi tapi menghilangkan ciri sejarah Bogor. Kita harus lihat nilai sejarahnya,” papar dia.
“Desain logonya kaya gimana, kan kita ga tau. Yang jelas, kalau bicara ciri-ciri identitas Bogor itu harus jelas harus ada nilai filosofi dan maknanya,” lanjut Daen.
Politisi dari partai Hanura itu meminta DPKPP agar mengundang para budayawan dan sejarawan di Bogor untuk menentukan Mahkota apa yang pantas untuk ditempatkan pada Tugu tersebut.
“Berbicara membuat logo atau ciri, identitas Bogor ya itu harus diundang. Mau dari unsur legislatif, budayawan, sejarawan mestinya diundang, nanti kan pasti ada masukan juga ke pemerintah, misalnya nilai spiritualnya kaya gimana dan lainnya,” papar Daen.
Diketahui, DPKPP Kabupaten Bogor sudah mengantongi desain untuk Mahkota Tugu Pancakarsa. DPKPP bahkan tidak menampik bahwa pembuatan Mahkota pada Tugu Pancakarsa itu tidak sekali dua kali menjadi perbincangan masyarakat, khususnya sejarawan dan budayawan tentang logo dasar pada Mahkota tersebut.
Namun, Kepala DPKPP Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengaku, logo pada lambang Kabupaten Bogor sudah sesuai dengan keinginan para budayawan dan sejarawan untuk tetap mengedepankan filosofi Budaya dan Sejarah Bogor.
“Kan gini, ketika logo Kabupaten Bogor itu dibuat sudah melibatkan budayawan dan sejarawan jaman dulu, munculah ini (Red: logo Pemkab), ini kan bercerita kebudayaan dan sejarah,” kata Ajat baru-baru ini.
Ia bahkan menyebut, Pemkab Bogor sudah menganggarkan Rp500 dari APBD 2023 untuk pembangunan Mahkota pada Tugu Pancakarsa itu.
“Kita anggarkan Rp500 juta, tahun ini mudah-mudahan selesai,” papar Ajat.
Rencananya, Mahkota Tugu Pancakarsa itu akan berkonsep modern dengan logo Kabupaten Bogor yang menjadi model utamanya.
“Jadi tinggal ornamennya Mahkotanya itu apakah memang kombinasi kekinian seperti bermain lighting, atau nanti Mahkotanya dibuat berputar atau dia dibuat seperti bola bulat, biar kelihatan sana sini, nanti itu yang kami yang modifikasi,” papar Ajat.










![Ilustrasi Kasus Pelecehan seksual terhadap mahasiswi [Ist]](/wp-content/uploads/2023/06/Screenshot_68-300x178.jpg)




Komentar