RASIOO.id – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk berhasil mengeruk sampah seberat 16,3 ton dalam aksi Bersih-Bersih Perairan dan Kelola Sampah Bersama Indocement (Ber-Aksi). Direktur dan Sekretaris PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, Antonius Marcos mengatakan, kegiatan serentak pada 10 Juni 2023 itu berlangsung di tiga daerah, yakni Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Bogor, melibatkan karyawan Indocement Kompleks Pabrik Citeureup dengan aksi bersih-bersih sampah di Sungai Cileungsi.
Baca Juga: PT Indocement Fasilitasi 10 UMKM di Desa Binaan Hingga Dapatkan Sertifikat HaKI
Kemudian, kegiatan di Kabupaten Cirebon, melibatkan karyawan Indocement Kompleks Pabrik Cirebon dengan aksi bersih-bersih saluran irigasi pertanian Desa Palimanan Barat. Sedangkan kegiatan di Kabupaten Kotabaru, melibatkan karyawan Indocement Kompleks Pabrik Tarjun aksi bersih-bersih di pesisir Desa Tarjun dan Selat Laut.
“Dari aksi ini Indocement berhasil membersihkan total sampah seberat 16,3 ton sampah yang terdiri dari sampah organik dan sampah non-organik,” kata Marcos sapaan karibnya dalam rilisnya yang diterima rasioo.id, pada Senin, 12 Juni 2023.
Baca Juga: Ramadan Tahun Ini, Indocement Kembali Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat Desa Mitra
Selain melaksanakan aksi bersih-bersih, Indocement juga menggelar beberapa kegiatan untuk menjaga keanekaragaman hayati di seluruh kompleks pabrik milik Indocement.
“Di Kompleks Pabrik Citeureup juga dilaksanakan peresmian area konservasi Taman3Roda dan penanaman tamanan vegetasi,” beber Marcos.
Kamudian, kata dia, di Kompleks Pabrik Cirebon dilakukan peresmian area konservasi tanaman endemik dan langka “Kebon Cirebon” seluas 3,5 hektar dan penanaman 100 batang pohon endemik Cirebon secara simbolis berupa pohon Benda, Bungur, Gempol, Jamblang, Kedawung, Kesambi, Puspa, Rasamala, Saninten, Tanjung dan Walikukun.
Sedangkan di Kompleks Pabrik Tarjun dilakukan penanaman 1.000 pohon mangrove serta penanaman pohon langka yaitu pohon Ulin dan Pasak Bumi.
Baca Juga: PT Indocement Optimis Penjualan Semen Domestik Tumbuh 4 Persen di 2023
“Indocement juga turut mendukung dalam kegiatan Uji Emisi Akbar DKI Jakarta untuk kendaraan roda dua dan roda empat yang dilaksanakan pada 5 Juni 2023 serta berpartisipasi dalam program Karbon Biru atau Net Zero Emission from Ocean (NEMO) yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan,” papar dia.
Marcos menyebutkan, beragam kegiatan tersebut membuktikan keseriusan Indocement dalam menjaga dan melestarikan keanekaragaman hayati dan lingkungan hidup.
“Melalui kegiatan-kegiatan ini, kami berupaya untuk menjadi tetangga yang baik bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar daerah operasional. Kami juga terus berupaya untuk mengurangi emisi CO2 dari proses produksi dengan mengkonsumsi bahan bakar alternatif berupa refuse derived fuel yang salah satunya diproduksi oleh TPST Bantargebang,” tutur Marcos.












Komentar