RASIOO.id – Korban bencana awal Januari 2020 di wilayah Kabupaten Bogor bagian barat harap bersabar karena ada ratusan hunian tetap (huntap) yang tak akan dibangun hingga masa jabatan Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan habis.
Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP)Kabupaten Bogor mencatat, ada sekitar 750 Huntap yang dipastikan tak akan dibangun hingga masa jabatan Iwan Setiawan selesai.
Kepala Bidang Perumahan DPKPP Kabupaten Bogor, Dede Armansyah menyebut, 750 Huntap itu diperuntukkan bagi warga Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya yang menjadi korban bencana tahun 2020 lau. Desa Ade Ruhandi alias Jaro Ade tinggal ini akan dibangun usai masa jabatan Iwan Setiawan habis atau di tahun 2024 mendatang.
“Tahun depan khusus Desa cileuksa yang banyak korbannya. Kemungkinan 750 huntap,” kata Dede, Jum’at 23 Juni 2023.
Baca Juga : Molor Sejak 2020, Pemkab Bogor Targetkan 2500 Huntap bakal Terbangun di Oktober 2023
Ia menyebut, pembangunan 750 Huntap itu sekaligus sebagai pembangunan Huntap terakhir yang akan dilakukan DPKPP untuk para korban Bencana yang terjadi di Kecamatan Cigudeg, Sukajaya, Nanggung serta Kecamatan Leuwiliang dan Pamijahan yang terjadi di tahun 2022.
Dede mencatat, di tahun 2023, DPKPP menargetkan sebanyak 2500 Huntap terbangun untuk korban bencana alam tersebut.
“Dari hasil verifikasi faktual, korban yang akan dibantu di angka 4300 Huntap. Tahun ini 2500, tahun lalu 1100 berarti sudah 3600 Huntap terbangun. Berarti semua desa sudah terbangun,” papar dia.















Komentar