Mangharcana Batik Cibuluh, Upaya Mahasiswa LSPR Bantu UMKM Batik di Era Digital

RASIOO.idMangharcana Batik Cibuluh menjadi salah satu cara yang dilakukan Mahasiswa LSPR Batch 24 untuk meppopulerkan batik di kalangan generasi muda. Kegiatan itu dilakukan untuk mengaplikasikan teori yang didapat mahasiswa di kampus untuk membantu para pelaku UMKM di Kampung Batik Cibuluh, Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan Mangharcana Batik Cibuluh, secara khusus bertujuan para pelaku UMKM Batik mengemas digital marketing dan publikasi untuk menunjang popularitas Kampung Batik Cibuluh sebagai kegiatan ekonomi kreatif yang melestarikan budaya Indonesia.

Gerakan ini dilakukan dalam bentuk sebuah community development yang berformat gelar wicara, pelatihan pemasaran digital dan juga peragaan busana yang akan digelar pada 24 Juni 2023 dengan melibatkan perwakilan pembatik dan anak muda sekitar.

Pemasaran digital memungkinkan Mangharcana Batik Cibuluh untuk membuat dan mendistribusikan konten edukasi seputar batik.

Baca Juga : Kolaborasi dengan Influencer, Mahasiswa LSPR Inisiasi Gerakan Memakai Batik untuk Busana Sehari-hari

 

Dengan menyediakan materi edukasi yang mudah diakses dan menarik, Mangharcana Batik Cibuluh menumbuhkan apresiasi terhadap batik dan memberdayakan individu untuk memahami serta mendukung upaya pelestarian batik melalui digital marketing bagi generasi muda.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Sekretaris Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor, Ana Ismawati, Camat Bogor Utara, Riki Robiasnyah serta Wakil Rektor IV LSPR, Lestari Nurhajati.

Bima Arya selaku Wali Kota Bogor megaku bahwa acara ini sangat keren. Beliau juga mengapresiasi acara ini.

“Kegiatan ini sangat saya apreasiasi, kita bisa terus mengambangkan kerja sama ini, terlebih Kota Bogor memang sedang mengembangkan berbagai Desa Wisata dan juga peningkatan produksi UMKM. Terlebih Batik Cibuluh ini, agar makin dikenal
oleh masyarakat luas,” U jar Bima Arya.”

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan peluang bagi Kampung Batik Cibuluh yang merupakan UMKM lokal supaya dapat melebarkan sayapnya di mata anak muda Indonesia, khususnya Generasi Z, sehingga Batik Cibuluh dapat terus dikenal dan dipakai oleh khalayak yang lebih luas.

Mangharcana Batik Cibuluh merupakan gerakan pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh Mahasiswa LSPR Kelas PRDC24-4SP.

Kegiatan ini dilakukan Mahasiswa untuk memenuhi mata kuliah Community Development, Public Relations Program and Evaluations, Creative Production and Publicity, serta Public Relations Communication Techniques dengan tujuan memperkenalkan Kampung Batik Cibuluh di Bogor Utara sebagai daerah penghasil batik kepada masyarakat melalui pemasaran digital dan publikasi.

Komentar