Pegawai KPK Korupsi Hingga Berbuat Asusila, Novel Baswedan Tantang Dewas Agar Bisa Jujur

Hal tersebut menjadi sorotan khusus bagi Mantan Kasatgas Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

RASIOO.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah menjadi sorotan usai adanya dugaan korupsi hingga perbuatan asusila.

Hal tersebut menjadi sorotan khusus bagi Mantan Kasatgas Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Dia meminta kepada Dewas untuk jujur terkait kabar dugaan pegawai KPK korupsi hingga berbuat asusila tersebut.

“Tanyakan ke Dewas dong, agar mereka terbiasa jujur dan transparan,” kata Novel, dikutip dari Merdeka.com.

Baca Juga : KPK Bidik 3 Klaster Korupsi di Kementan, Salah Satunya Jual Beli Jabatan

Meski demikian, Novel Baswedan yang kini menjadi ASN Polri ini menyebut dugaan adanya asusila tersebut sudah dilaporkan kepada Dewas KPK. Dari laporan adanya asusila ini yang membuat Dewas KPK menerima informasi adanya pungutan liar di rutan KPK.

“Menanggapi informasi yang beredar di masyarakat terkait pelanggaran etik perbuatan asusila oleh petugas rutan, Dewas KPK telah memberikan sanksi sesuai putusan sidang etik,” ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri menaggapi soal asusila tersebut.

Ali menyebut dugaan asusila ini berawal dari laporan masyarakat yang diterima Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat (PLPM). Kemudian pada Januari 2023 diteruskan dan ditindaklanjuti oleh Dewas KPK.

“Dewas kemudian melakukan analisis dan pemeriksaan terhadap pihak terkait, dilanjutkan sidang etik pada April 2023, dengan putusan pelanggaran etik sedang. Pihak dimaksud selanjutnya telah melaksanakan putusan sidang etik tersebut,” kata Ali.

Tak hanya itu, Ali menyebut KPK juga menindaklanjuti dengan proses pemeriksaan di Inspektorat, terkait kedisiplinan pegawai. Hanya saja Ali tak merinci terkait proses kedisiplinan pegawai oleh pihak Inspektorat.

“Penegakan kode etik oleh Dewas dan kedisiplinan oleh Inspektorat secara berlapis adalah untuk memastikan setiap perilaku dan perbuatan insan KPK, tidak hanya sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundangan. Namun juga harus menjunjung tinggi kode etik institusi,” Ali menandasi.

Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui pihaknya menerima laporan dugaan asusila yang dilakukan pegawai rumah tahanan (rutan) KPK terhadap istri tahanan.

Lihat Komentar