RASIOO.id – Pengamat politik Universitas Djuanda, Gotfridus Goris Seran menyampaikan bahwa masuknya dua anak Presiden Joko Widodo dalam dunia politik akan berdampak tersendiri bagi keberanian pemuda di Indonesia.
Pasalnya, dua anak Jokowi yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep tiba-tiba masuk dan mendapatkan kursi strategis pada perpolitikan nasional. Gibran menjadi Cawapres Prabowo Subianto, sementara Kaesang menduduki kursi ketua Umum PSI.
Seran mengaku, keduanya bisa menjadi penyemangat untuk kaula muda dalam meraih kompetensi, khususnya pada Pilkada yang akan digelar beberapa bulan setelah Pilpres dan Pileg.
Terlebih, di Kabupaten Bogor yang memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbanyak di Indonesia dengan jumlah 3.889.441 jiwa pun, 60 persen diantaranya adalah pemilih pemula.
Sehingga, dominasi itu akan mendorong para pemuda untuk turut menjadi para calon pemimpin, dengan harap para pemilih sebayanya memilih mereka.
“Isu ini bisa menjadi pintu masuk (entry point) bagi kaum muda untuk dinominasikan menjadi bakal calon kepala daerah,” terangnya.
Baca Juga : Prayudha Septiadi Wijaya Sebut Gibran Berkontribusi Menguatnya Dukungan Gen Z ke Prabowo-Gibran
Dengan dominasi pemilih pemula, lanjut Seran, generasi millenial dan gen Z ini menjadi segmen dan basis kekuatan tersendiri. Bahkan dapat dikatakan, siapa saja yang ‘menguasai’ pemilih muda akan dapat memenangkan Pilbup.
“Dalam Pilkada 2024, kaum muda menjadi target incaran suara para kontestan. Kaum muda perlu dipandang sebagai subyek politik. Dalam arti, parpol bisa merekrut tokoh muda untuk dinominasikan sebagai bakal calon kepala daerah,” tutup dia.
Simak rasioo.id di Google News









Komentar