RASIOO.id – Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol. R. Akhmad Nurwakhid mengajak kader Ansor-Banser Kota Tangerang menjadi garda terdepan menjaga Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia.
Menurut dia, kalangan Nahdliyin memiliki tarikan hostoris karena rumusan Pancasila melibatkan kalangan tokoh dari Nahdlatul Ulama.
Hal tersebut disampaikan Nurwakhid saat menjadi narasumber Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser yang digelar di SMP Al Barkah Batuceper, Kota Tangerang, Banten, Sabtu 24 Desember 2023.
“Pancasila merupakan karya besar tokoh bangsa, dan melibatkan ulama NU (Nahdlatul Ulama). Pancasila terbukti mempersatukan bangsa yang sangat heterogen ini,” kata Jenderal yang karib disapa Om Nur tersebut.
Sebagai ideoleogi, lanjut dia, Pancasila telah melalui sejarah panjang dan berbagai ujian baik dari ekstrim kiri maupun ekstrim kanan. Namun, Pancasila yang berkarakter Washatiyah atau moderat tetap kokoh hingga hari ini. Bahkan, Om Nur meyakini Pancasila di masa-masa mendatang akan ditiru negara-negara di dunia.
“Saya banyak berkunjung ke negara-negara lain. Di Timur tengah yang hanya terdiri satu suku terjadi konflik berkepanjangan. Demikian juga di benua yang lain,” kata dia.
Baca Juga : Diklatsar Banser Batuceper Usung Tema Bersatu dalam Bhineka, Satu Komando dalam Langkah
Namun, Indonesia yang beragam suku, agama dan terpencar pulau-pulau bisa bersatu dalam keragaman tersebut. Nurwakhid meyakini, Pancasila memainkan peran penting dalam mempersatukan keragaman tersebut. Karena itu, Pancasila harus dijaga eksistensinya.
“Pancasila ini karya awliya Allah, karena itu kader NU wajib menjaganya,” tegas dia.
“Pancasila harga mati,” imbuhnya.
Dia menambahkan, Pancasila memiliki keunikan karena merupakan dasar negara Indonesia yang mencakup lima sila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Keberagaman ini mencerminkan nilai-nilai universal dan lokal, menciptakan landasan yang kuat untuk kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bukti kesaktian Pancasila dapat dilihat dari stabilitas politik, kerukunan antar-etnis, dan keberlanjutan pembangunan di Indonesia.
Pancasila telah menjadi perekat yang kuat dalam mengatasi perbedaan dan konflik di antara masyarakat yang beragam. Keberhasilan Indonesia dalam mempertahankan kesatuan dan keragaman budaya menjadi indikasi kesaktian Pancasila sebagai dasar negara.
Selain itu, Pancasila telah memberikan landasan untuk pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Penerapan nilai-nilai Pancasila seperti keadilan sosial bagi seluruh rakyat, kerakyatan, dan persatuan Indonesia memberikan dasar bagi kebijakan pembangunan yang berfokus pada kesejahteraan dan keadilan.
Sebagai tambahan informasi, Diklatsar Banser di Batuceper, Kota Tangerang digelar selama tiga hari sejak Sabtu hingga Senin, 23-25 Desember 2023. Kegiatan tersebut diikuti 35 peserta utusan PAC GP Ansor se Kota Tangerang.
Ketua PAC GP Ansor Batuceper, Robi, mengatakan, Diklatsar menjadi tahapan awal bagi generasi muda yang ingin berkhidmat di Banser. Dia berharap, kegiatan ini melahirkan kader yang cinta terhadap negara dan agama.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar