RASIOO.id – Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Kota Bogor sukses menggelar pelatihan kader dasar (PKD) seJawa Barat. Pelatihan ini merupakan kaderisasi formal kedua yang ada di Organisasi PMII.
Usai mengikuti kegiatan PKD, para peserta dinobatkan sebagai kader Mujahid yang dimaknai sebagai orang yang siap untuk bersungguh-sungguh dalam berorganisasi. 20 mahasiswa se Jawa Barat, berhasil menyandang gelar kader Mujahid.
Ketua Pelaksana PKD PMII UIKA, Toni Al Fazri mengatakan, ada 15 orang dari Internal PMII UIKA, 1 orang dari PMII IUKI, 3 orang dari STAI Kharisma, dan satu orang lagi dari UNUSIA.
“Sebelum pelatihan pantita melakukan tahapan screening yang sangat selektif, sehingga tidak semua peserta yang daftar bisa mengikuti kegiatan PKD,” ujar Toni dalam rilisnya, 28 Desember 2023.
Pendidikan ini pun diselenggarakan selama 5 hari, terhitung sejak Jumat, 22 hingga Senin 25 Desember 2023.
Terbukti dari mulai pagi hingga malam, para peserta PKD PMII UIKA selalu menunjukan sikap yang interaktif saat pemberian materi berlangsung.
Salah seorang peserta, M. Hafis memberikan kesan positif saat mengikuti pendidikan tersebut.
“Jujur saja mungkin 5 hari ini menjadi momentum bersejarah bagi saya, bukan hanya soal materi yang diberikan, akan tetapi lebih daripada itu saya mendapatkan nilai-nilai tentang kerendahan hati,” beber Hafis.
PKD ini pun mengusung tema “Pengembangan Profesionalitas Kader Mujahid Menuju Kemajuan Organisasi”.
Dalam sambutannya, Ketua Komisariat PMII UIKA, Fajril Miftahul Qirom berpesan agar anggota PMII bisa terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya dalam pelatihan ini.
“Semua peserta harus terus tetap semangat dalam melewati berbagai macam proses selama berPMII,” tegas Fajril.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar