Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun! Kinerja Pemkot Bogor 2025 Tuai Hasil Positif

RASIOO.id – Kinerja Pemerintah Kota Bogor sepanjang 2025 menunjukkan tren yang positif di berbagai sektor. Hal ini disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 dalam rapat paripurna di DPRD Kota Bogor, Selasa (31/3/2026).

LKPJ tersebut menjadi bentuk pertanggungjawaban atas jalannya pemerintahan daerah yang mengacu pada sejumlah regulasi, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 dan berbagai aturan Kementerian Dalam Negeri.

Dalam pemaparannya, Dedie mengungkapkan bahwa pendapatan daerah mengalami peningkatan dari Rp2,93 triliun menjadi Rp3,31 triliun atau naik 13,06 persen. Realisasinya mencapai Rp3,23 triliun atau 97,41 persen dari target.

Di sisi belanja, realisasi anggaran mencapai Rp3,22 triliun atau 95,43 persen dari rencana Rp3,38 triliun. Anggaran tersebut difokuskan untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Secara makro, sejumlah indikator utama juga menunjukkan perbaikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 79,75 persen. Angka kemiskinan turun menjadi 5,89 persen, sementara tingkat pengangguran menurun menjadi 7,95 persen.

Pertumbuhan ekonomi Kota Bogor juga mengalami kenaikan menjadi 5,45 persen dari sebelumnya 5,15 persen. Selain itu, pendapatan per kapita meningkat menjadi Rp60,7 juta, melampaui rata-rata Jawa Barat.

Ketimpangan pendapatan turut mengalami perbaikan, dengan rasio gini turun dari 0,477 menjadi 0,435. Sepanjang tahun 2025, Pemkot Bogor juga berhasil meraih 83 penghargaan dari berbagai tingkat, mulai dari kota hingga nasional.

“Capaian ini menjadi bahan evaluasi sekaligus dorongan untuk terus meningkatkan kualitas masyarakat, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan,” ujar Dedie.

Keberhasilan tersebut didukung oleh berbagai program prioritas, seperti Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Sejahtera, dan Bogor Lancar.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menyatakan bahwa LKPJ merupakan bagian penting dalam mekanisme evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Ia menegaskan, laporan tersebut mencerminkan pelaksanaan tugas pemerintahan selama satu tahun, mulai dari pembangunan hingga pemberdayaan masyarakat.

Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD diharapkan terus diperkuat untuk menjaga tren positif pembangunan dan mendorong kemajuan Kota Bogor.

Komentar