Parungpanjang Bergejolak Lagi, Sopir Truk Tambang Ribut dengan Petugas Dishub

RASIOO.id – Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa barat bergejolak lagi. Kali ini, sejumlah sopir truk tambang terlibat keributan dengan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor

 

Dalam potongan video sopir truk tambang adu mulut dengan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor di jembatan perbatasan Kabupaten Tangerang-Bogor viral di media sosial. Bahkan insiden tersebut berlanjut dengan aksi perusakan.

Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih membenarkan video tersebut. Keributan itu bermula saat petugas memberlakukan Perbup tentang Operasional Truk Tambang.

“Video yang beredar itu benar apa adanya, telah terjadi keributan dalam pelaksanaan penegakan Peraturan Bupati Bogor Nomor 56 Tahun 2023, tentang pembatasan waktu operasional kendaraan angkutan barang khusus tambang,” kata Dadang, Jumat 5 Januari 2023.

Baca Juga : Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu : 50 % Produksi Tambang di Parungpanjang bakal Dikurangi

Ia memaparkan, mulanya sekitar pukul 16.10 WIB Dishub tidak membolehkan pengemudi truk tanpa muatan masuk ke wilayah Kabupaten Bogor di jam operasional.

“Jadi uji coba memasukkan kendaraan tidak bermuatan dari Kabupaten Tangerang ke Kabupaten Bogor pada pukul 13.00 -16.00 WIB, telah selesai karena sudah menunjukkan waktu pukul 16.10 WIB,” jelasnya.

Atas dasar aturan, petugas  memutarbalikkan truk yang sudah terlanjur melintas. Tapi, sikap tegas petugas mendapat reaksi dari para supir dan kernet. Mereka tetap tidak mau putar balik hingga akhirnya terjadi “pertarungan” silat lidah dengan petugas.

“Yang lewat itu truk kosong, dan pengemudi tidak terima ketika diarahkan untuk putar balik, lalu dengan sengaja menyenggol kendaraannya ke personil Dishub atas nama Slamet Lestariyadi,” ungkap Dadang.

Bahkan ketegangan antara pengemudi kendaraan angkutan tambang tersebut dengan Personil Dishub terdapat ancaman yang diberikan oleh pengemudi yang bersangkutan.

Dengan mengeluarkan kata-kata ancaman “Awas Sia nyah, jelekeun sia kapanggih diluaran jeung aing” (“awas lu ya, liat kamu kalo ketemu saya di luar”).

“Yang pasti penegasan kami tetep memutarbalikkan truk, dan berkoordinasi dengan kepolisian setempat,” tutup dia.

 

 

 

Simak rasioo.id di Google News

 

Komentar