Babak Baru Jalan Khusus Tambang, Pemkab Bogor Targetkan Rampung Tahun Ini

RASIOO.id – Pembangunan jalan khusus truk angkutan material tambang memasuki babak baru. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin, menetapkan target pembangunan jalan khusus angkutan tambang sepanjang 11,5 kilometer di Kabupaten Bogor dapat rampung dalam tahun ini.

Burhanudin menyebut bahwa jalur khusus angkutan tambang akan membawa dampak positif terhadap pelaku usaha tambang, transporter, dan pemerintah.

“Jalan tambang nantinya berbayar, khusus untuk truk, bebas macet, dengan rest area yang bisa dikelola Bumdes,” ujar Burhanudin.

Baca Juga : Jalan Tambang Cuma Janji, Pemkab Bogor Kembali Pasang Portal Batasi Truk Tambang

Menurutnya, adanya jalan tambang memungkinkan pengawasan dan pencatatan tonase barang hasil tambang lebih efektif, mengurangi potensi kebocoran pajak.

“Setiap masuk ke jalan khusus itu, ada batas maksimal tonase yang dibawa. Sehingga sebesar itu lah yang harus dibayar pajaknya ke pemerintah,” tambahnya.

Pembangunan jalan tol khusus truk angkutan tambang tersebut, yang menghubungkan Rumpin-Parungpanjang, masih dalam tahap penyelesaian perizinan dan pembebasan lahan.

Meskipun menghadapi kendala, Pemerintah Kabupaten Bogor optimis dapat menyinkronkan perencanaan dengan jalan berstatus provinsi dan memfasilitasi kelengkapan data pengurusan izin pembangunan.

“Proses pembebasan lahan sampai Desember. Beberapa hambatan seperti perizinan,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika.

Dengan adanya jalur tambang yang dekat dengan lokasi pertambangan, diharapkan truk pengangkut tambang dapat menggunakan jalur ini, mengurangi potensi lintasan di jalan umum.

Target pemkab adalah memastikan jalan khusus tambang ini berkontribusi pada kemudahan dan efisiensi transportasi barang hasil tambang di wilayah Kabupaten Bogor.

 

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar