RASIOO.id – Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) serta dinas terkait lainnya berkomitmen untuk terus mendukung dan memberikan pendampingan agar koperasi mampu mengembangkan usahanya.
“Hingga saat ini koperasi masih dipercaya menjadi salah satu solusi menciptakan pertumbuhan ekonomi berkeadilan melalui Dinas Koperasi dan UKM dan dinas terkait lainnya,” kata Asmawa Tosepu di auditorium Setda, Kamis, 1 Februari 2024.
“Kita juga berupaya memberikan dukungan dan pendampingan bagi usaha koperasi, UMKM, IKM agar mampu mengembangkan usahanya melalui berbagai fasilitasi pelatihan koperasi, pendampingan perizinan, produksi, kemasan, sertifikasi,” bebernya.
Asmawa Tosepu meminta Diskop UKM terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama Dekopinda dan mitra strategis lainnya untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas koperasi di Kabupaten Bogor agar aktif, sehat, kuat, tangguh, mandiri, modern, profesional, serta berdaya saing.
“Saya menghimbau seluruh koperasi dapat melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan dinilai kesehatannya,” pintanya.
“Karena manfaat ekonomi yang optimal dari usaha koperasi hanya mungkin diraih, apabila koperasi dikelola dengan sistem manajemen yang profesional,” tambah dia.
Asmawa Tosepu juga mengajak seluruh insan koperasi di Kabupaten Bogor untuk senantiasa mendukung agar pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 di Kabupaten Bogor berjalan dengan sukses.
“Yakni dengan ikut menciptakan dan menjaga kondusifitas wilayah. Serta membangun kesadaran masyarakat, untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2024. Memilih pemimpin bangsa untuk lima tahun kedepan,” tandasnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM), Iman Wahyu Budiana menjelaskan, acara temu Koperasi di Kabupaten Bogor ini merupakan kali pertama, silaturahmi akbar antara perwakilan Koperasi dengan bapak Pj. Bupati Bogor, yang bertujuan untuk memperkenalkan tokoh dan penggerak koperasi yang selama ini telah banyak berjasa menggerakkan soko guru perekonomian masyarakat di Kabupaten Bogor.
“Bahkan pada saat pandemi Covid terjadi pada tahun 2020-2022 dimana hampir seluruh sektor perekonomian terpuruk, namun koperasi tetap berdiri tegak membantu pemerintah menggerakkan sektor perekonomian di Kabupaten Bogor,” jelas Iman.
Iman menerangkan, menurut data online Sistem Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, jumlah Koperasi di Kabupaten Bogor per 31 Desember 2023 terdapat 778 Koperasi aktif yang tersebar pada 40 kecamatan. Pada tahun 2023, jumlah koperasi yang telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebanyak 197 koperasi.
“Penilaian kesehatan ini akan terus berlanjut pada tahun 2024, hingga semua koperasi di Kabupaten Bogor dapat tergolong koperasi aktif dan koperasi sehat. Oleh karena itu acara ini mengusung tema peningkatan kuantitas dan kualitas koperasi aktif dan Koperasi sehat di Kabupaten Bogor,” terang Iman.
Berikutnya, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bogor, Pepi Januar Pelita menuturkan, kegiatan ini memberikan inspirasi serta semangat bagi kami dalam mendorong gerakan Koperasi serta mendukung pembangunan di Kabupaten Bogor.
“Hari ini kami hadir dari seluruh penjuru wilayah Kabupaten Bogor dan dari latar belakang koperasi yang beragam, menunjukan komitmen untuk terus mendorong gerakan koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia,” tutur Pepi.
Simak rasioo.id di Google News













Komentar