Teman Mabuk-mabukan di Sekretariat PPK, Ini Klarifikasi Ketua PPK Rajeg Kabupaten Tangerang

RASIOO.id – Kasus pesta minuman keras alias miras yang menyeret sejumlah penyelenggara Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Rajeg, Kabupaten Tangerang terus menyita perhatian berbagai pihak.

Bahkan, para pejabat tingkat kecamatan itu pun sudah dipanggil oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tangerang dan mendapatkan sanksi administrasi.

Ketua PPK Kecamatan Rajeg, Taufik pun akhirnya mengklarifikasi peristiwa yang telah mencoreng nama penyelenggara pemilu tersebut.

Padahal, saat itu dirinya tengah melakukan verifikasi faktual (verfak) bakal balon bupati perseorangan Kabupaten Tangerang.

“Jadi pada saat itu teman saya datang ke sekretariat ingin bertemu, tapi saya sedang ada acara sama istri dan anak di luar karena ingin potong tumpeng merayakan hari lahir saya,” kata ketua PPK Rajeg kepada rasioo.id , Rabu, 17 Juli 2024.

Saat itu, ungkap Taufik,  ketiga temannya menunggu di dalam sekretariat dan membuka minuman beralkohol yang dibawa dari luar dan meletakannya diatas meja.

“Saya datang keruangan itu minuman  sudah ada di atas meja. Saya langung meminta agar mereka meminum di luar saja karena ini kantor sekretariat,” beber Taudik.

Dia juga membantah, jika ia turut menengak minuman beralkohol tersebut, karena saat itu dirinya baru saja menyelesaikan verfak bacalon Bupati Tangerang dengan kondisi sangat lelah dan mengantuk.

“Saya tanya ke teman yang memvideokan dan dirinya meminta maaf karena tidak ada motif apa-apa hanya saja sedang membalas pesan whatsapp dengan video tersebut sebagai informasi bahwa temannya itu sedang di sekretariat PPK,” bebernya.

Lebih lanjut, dia berjanji dan memastikan hal tersebut tidak akan terulang lagi serta akan lebih tegas terhadap hal-hal yang mencoreng nama lembaga.

“Secara sadar saya berjanji untuk tidak mengulangi hal seperti ini, dan memohon maaf atas nama pribadi dan lembaga atas kejadian ini,” katanya.

Sementara itu, Camat Kecamatan Rajeg, Oman Apriaman mengatakan,  persoalan telah selesai diklarifikasi antara pihak-pihak yang ada di dalam video tersebut.

“Sudah kita buatkan surat pernyataan, para pihak juga sudah meminta maaf atas kejadian itu dan berjanji tidak mengulanginya kembali,” pungkasnya.

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar

Rekomendasi Untuk Anda