RASIOO.id – Program Klasterku Hidupku dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) semakin menguatkan UMKM melalui pelatihan dan promosi, termasuk pada Klaster Usaha Manggis Bhuana Sari di Melaya, Jembrana, Bali.
Didirikan pada 2013, klaster ini bergerak dalam produksi dan pemasaran manggis dari kebun anggotanya yang dikelola secara bersama. Meski tantangan pasar sempat menjadi kendala, bantuan BRI memungkinkan mereka memperluas jangkauan pemasaran.
“Kami sangat bersyukur atas pendampingan BRI yang memungkinkan usaha kami berkembang,” ujar Kadek Dudi, pemilik Klaster Usaha Manggis Bhuana Sari, dalam Bazaar UMKM BRILiaN di Jakarta pada Jumat, pekan lalu.
Dudi optimistis akan potensi ekonomi manggis di wilayahnya, yang dikenal dengan cita rasa khas dan pasokan melimpah, sehingga klaster ini mampu memenuhi permintaan pasar dengan konsisten.
Keberhasilan klaster ini terlihat dari omset bulanan mencapai puluhan juta rupiah saat panen raya. Dukungan BRI memberi akses jaringan pemasaran dan promosi yang lebih luas, yang menjadi bekal penting bagi UMKM dalam mengembangkan bisnis di tengah persaingan.
“Kami merasakan banyak manfaat dari dukungan BRI,” tambah Dudi, yang bertekad mengembangkan usahanya lebih jauh dengan produk manggis sehat yang siap dikonsumsi tanpa mengurangi kandungan gizi.
Dalam bazaar tersebut, BRI juga menghadirkan delapan UMKM binaan, termasuk Prukades Keripik Pisang dari Lampung, Klaster Salak Jaya Lestari dari Sumatera Utara, hingga Klaster Durian dan Mangga dari berbagai daerah.
Bazaar UMKM BRILiaN bukan sekadar acara jual-beli, tetapi mencerminkan komitmen BRI untuk mendukung pengembangan UMKM melalui edukasi, teknologi, dan inovasi, dengan tujuan meningkatkan daya saing produk lokal.
Hingga akhir Agustus 2024, BRI telah mendukung 32.449 klaster usaha dan menggelar lebih dari 2.000 pelatihan untuk UMKM dalam program Klasterku Hidupku. Program ini mengusung misi pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan dengan pendekatan inovatif, mendorong pelaku usaha kecil untuk meningkatkan keterampilan dan jangkauan pasar mereka.
Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari, menegaskan, “BRI berkomitmen mendampingi UMKM tidak hanya dengan modal, tapi juga pelatihan dan pemberdayaan agar bisa naik kelas. Melalui kerangka pemberdayaan yang komprehensif, kami ingin memastikan UMKM mampu berkembang dan terhubung dengan lebih banyak konsumen,” ujarnya.
Inisiatif BRI ini membuktikan bahwa dukungan yang tepat mampu membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk berkembang lebih maju dan berdaya saing tinggi, sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar