RASIOO.id – Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Dindin Abdullah Ghozali, menyatakan komitmennya untuk terus mendorong realisasi pemekaran wilayah di Jawa Barat, termasuk rencana pembentukan Kabupaten Bogor Barat.
Hal ini disampaikan Dindin saat menghadiri kegiatan reses di Pondok Pesantren Nurul Hikmah, Kampung Sukamanah, Desa Kabasiran, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Minggu, 17 November 2024.
“Pemekaran ini sudah seharusnya dilakukan. Saya akan terus memperjuangkannya dan menyuarakan aspirasi masyarakat terkait ini,” ujar Dindin di hadapan para peserta reses.
Baca Juga: Minim Potensi Ekonomi, Ekonom Ingatkan Soal Bogor Barat Jangan Cuma Bagi-bagi Kekuasaan Saja
Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, pemekaran wilayah menjadi kebutuhan mendesak bagi Jawa Barat, yang saat ini memiliki jumlah penduduk sekitar 50 juta jiwa—terbesar di Indonesia. Namun, provinsi ini hanya memiliki 27 kabupaten/kota dan sekitar 5.000 desa.
“Jika dibandingkan dengan Jawa Timur yang memiliki 40 kabupaten/kota dan sekitar 8.000 desa, jelas Jawa Barat tertinggal dalam hal pemerataan wilayah administrasi,” tegas Dindin.
Ia menambahkan, pemekaran wilayah tak hanya meningkatkan jumlah daerah administrasi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan alokasi anggaran dari APBD Jawa Barat. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat bisa lebih merata.
Dindin juga menekankan pentingnya kegiatan reses sebagai momen untuk menyerap aspirasi masyarakat. “Reses adalah waktu yang tepat untuk mendengar dan mengumpulkan masukan sebanyak-banyaknya dari masyarakat, agar dapat diperjuangkan di tingkat provinsi,” tandasnya.
Rencana pemekaran Bogor Barat telah lama menjadi harapan warga, terutama untuk mengatasi disparitas pembangunan di wilayah barat Kabupaten Bogor. Namun, langkah ini membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah untuk mewujudkannya.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar