RASIOO.id – Identitas dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api (senpi) di Kampung Peutey Girang, Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, terungkap. Kedua pelaku, yang merupakan kakak beradik, dikenal sebagai spesialis curanmor dengan modus membawa senjata api untuk melancarkan aksinya.
Salah satu pelaku berhasil ditangkap oleh polisi dengan bantuan warga, sementara satu lainnya masih buron. Dalam insiden tersebut, korban sempat mengalami luka ringan akibat perlawanan dari pelaku.
“Pelakunya kakak beradik. Satu sudah kami amankan. Untuk korban hanya mengalami luka ringan. Saat penangkapan, kami dibantu oleh warga,” ungkap Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, kepada wartawan.
Baca Juga: Komplotan Curanmor Yang Sudah 2 Tahun Beroperasi di Kota Bogor Akhirnya Ditangkap Polisi
Kedua pelaku diketahui menggunakan senjata jenis airsoft gun saat melancarkan aksinya. Kapolres Bogor menyoroti penggunaan senjata ini, yang meskipun tergolong replika, tetap memiliki mekanisme seperti senjata asli.
“Airsoft gun itu ada aturannya. Walaupun hanya menggunakan peluru gotri, mekanismenya membuatnya dikategorikan senjata. Kami imbau masyarakat yang memiliki airsoft gun tanpa izin untuk menyerahkannya ke polisi sebelum terkena operasi,” tegas Rio.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan menuntaskan penyelidikan kasus ini sebelum melimpahkan berkas perkara ke kejaksaan.
Baca Juga: Jemput Anak Disekolah, IRT di Rumpin Bogor Malah Jadi Korban Curanmor
Warga Geram, Pelaku Nyaris Diamuk Massa
Kejadian yang berlangsung pada Minggu, 29 Desember 2024, sempat memancing amarah warga setempat. Pelaku yang kepergok tengah mencuri motor berusaha melarikan diri, namun satu di antaranya berhasil ditangkap warga.
Kapolsek Jasinga, AKP Budi Shabudin, menjelaskan bahwa pelaku yang tertangkap nyaris menjadi sasaran amuk massa sebelum akhirnya diamankan oleh patroli Polsek Jasinga yang tiba di lokasi.
“Kami segera mendatangi lokasi setelah mendapat informasi dari warga. Pelaku langsung kami amankan untuk menghindari tindakan main hakim sendiri,” ujar Budi.
Budi juga mengungkap bahwa airsoft gun yang dibawa pelaku digunakan untuk melukai korban saat aksinya kepergok. “Pelaku menembak korban karena ketahuan saat mengambil motor,” jelasnya.
Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman kasus dan memburu pelaku yang melarikan diri. Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap aksi kriminal dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan.
Simak rasioo.id di Google News












Komentar