RASIOO.id – Sejumlah siswa SDN Cipayung 1 Cibinong terpaksa menahan lapar akibat molornya jadwal seremonial pendistribusian program makanan bergizi yang dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri, Kamis, 23 Januari 2025.
Keterlambatan jadwal ini membuat para siswa, yang seharusnya sudah mendapatkan sarapan, baru bisa makan mendekati waktu makan siang. Berdasarkan pantauan di lokasi, Pj Bupati Bogor tiba di sekolah sekitar pukul 10:30 WIB, lebih dari satu jam dari jadwal yang ditentukan sebelumnya.
Hingga pukul 11:15 WIB, acara seremonial, termasuk sambutan dari para pejabat, belum juga selesai. Hal ini menyebabkan para siswa harus menunggu lebih lama untuk bisa menyantap makanan bergizi yang sudah tersedia di depan mereka.
Cantika, seorang siswi kelas 6 SDN Cipayung 1, mengungkapkan bahwa dirinya sudah menerima makanan sejak pagi. Namun, ia dan siswa lainnya belum diperbolehkan makan hingga acara selesai.
“Iya, sudah dapat dari pagi, cuma belum dimakan. Nunggu selesai dulu,” ujarnya.
Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri, mengakui keterlambatannya disebabkan agenda lain yang ia hadiri sebelumnya. Ia juga menyebut bahwa program makanan bergizi ini memang ditujukan sebagai makan siang gratis.
“Ini kan emang makan siang gratis, sesuai judul. Tapi tadi memang jadwalnya jam 9, masih uji coba juga, tadi karena ada acara dari awal,” jelasnya.
Bachril berjanji akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan agar ke depan tidak ada lagi siswa yang harus menahan lapar akibat molornya jadwal.
“Tapi nanti sesuai jadwal yang ditetapkan,” tutupnya.
Kejadian ini menjadi sorotan karena mengedepankan acara seremonial justru mengesampingkan kenyamanan para siswa, yang menjadi sasaran utama dari program makanan bergizi tersebut.
Simak rasioo.id di Google News












Komentar