RASIOO.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengimbau masyarakat agar mulai melakukan penghematan dan persiapan pemenuhan cadangan air pada pergantian musim penghujan ke kemarau.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani menjelaskan, El Nino “Godzila” alias cuaca kemarau ekstrim akan tiba di Kabupaten Bogor pada pertengahan Mei hingga Agustus 2026.
Adam menyiapkan, meksi saat ini tidak sedikit wilayah Kabupaten Bogor mengalami panas terik di siang hari dan hujan besar pada malam hari, warga diminta untuk tetap bijak dalam penggunaan air.
Ia menjelaskan, kekeringan yang diprediksi pada pertengahan Mei 2026 itu akan mirip seperti kejadian kekeringan pada 2023 di Kabupaten Bogor.
Ia menjelaskan, hampir seluruh Kecamatan melaporkan wilayah mereka mengalami kekeringan. Hanya satu Kecamatan yang tidak melaporkan ada kekeringan di wilayahnya.
“Sebenarnya hampir rata, semua Kecamatan ada. Ini mirip 2023 itu yang tidak melaporkan ke BPBD itu hanya Kecamatan Tajur halang. Tapi saya gatau juga, mungkin di sana ada tapi tidak melaporkan,” kata dia, Minggu 19 April 2026.
Ia menjelaskan, beberapa desa yang sempat mendapat bantuan toren untuk menyimpan air, kini mulai dibersihkan kembali untuk digunakan pada Mei mendatang.
“Yang jelas kita harus bijak menggunakan air, kan Pemkab sudah memberikan beberapa toren air untuk kebutuhan air desa. Sekarang sudah mulai dibersihkan, dicek fungsinya, sudah mulai nabung air,” tutup dia.





![Ilustrasi Kasus Pelecehan seksual terhadap mahasiswi [Ist]](/wp-content/uploads/2023/06/Screenshot_68-300x178.jpg)









Komentar