RASIOO.id – Semangat kebersamaan mewarnai Upacara Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang digelar di Plaza Balai Kota Bogor, Rabu 3 Mei 2026. Mengusung tema “Bogor Nanjeur”, peringatan tahun ini menjadi momentum memperkuat komitmen pembangunan Kota Bogor yang berkelanjutan, maju, dan berakar kuat pada budaya lokal.
Upacara dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, unsur Forkopimda, ASN, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, hingga berbagai pemangku kepentingan yang turut berkontribusi dalam pembangunan Kota Bogor.
Dalam amanatnya, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memaparkan sejumlah fokus pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Bogor sepanjang 2026.
Pada sektor infrastruktur, Pemkot Bogor terus melakukan perbaikan jalan, penataan ruang publik, serta pengembangan sistem transportasi massal yang lebih baik dan terintegrasi bagi masyarakat.
Sementara pada sektor pelayanan publik, pemerintah berupaya meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan serta pendidikan. Pemanfaatan teknologi digital juga terus diperluas guna menghadirkan pelayanan administrasi yang lebih cepat, mudah, dan transparan.
Di bidang ekonomi, Pemkot Bogor memberikan dukungan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), memperkuat keberadaan pasar rakyat, serta mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya dan potensi lokal sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Tak hanya itu, sektor lingkungan hidup juga menjadi perhatian serius. Berbagai program penghijauan, konservasi sumber daya alam, dan pengelolaan sampah terus didorong sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan Kota Hujan.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh warga untuk terlibat langsung dalam berbagai program pembangunan kota, mulai dari kerja bakti lingkungan, penghijauan, pelestarian cagar budaya, hingga penguatan dan pembinaan UMKM,” ujar Dedie.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital yang telah disediakan pemerintah serta aktif memberikan masukan maupun laporan melalui kanal resmi Pemerintah Kota Bogor.
Selain itu, Dedie mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan mendukung produk lokal.
“Belilah produk UMKM Bogor, ramaikan pasar tradisional, dan dukung berbagai festival budaya yang menjadi kebanggaan daerah kita. Dengan demikian, roda ekonomi lokal akan semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Dedie turut mengundang para investor dan pelaku usaha untuk menanamkan modal di Kota Bogor melalui berbagai sektor usaha yang ramah lingkungan dan berpihak pada pemberdayaan masyarakat lokal.
“Kami berkomitmen menghadirkan kemudahan perizinan, meningkatkan kualitas infrastruktur, serta memberikan kepastian regulasi demi menciptakan iklim investasi yang sehat dan kompetitif,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Dedie mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan jajaran pemerintah kota agar terus mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
“Tugas utama kita adalah melayani masyarakat dengan pelayanan yang prima, cepat, transparan, profesional, serta bebas dari praktik korupsi. Teruslah berinovasi dan perkuat sinergi lintas perangkat daerah agar setiap kebutuhan masyarakat dapat direspons secara efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Peringatan HJB ke-544 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan semangat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Kota Bogor yang semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan sesuai makna tema “Bogor Nanjeur”.













Komentar