RASIOO.id – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, terus mendorong pembangunan infrastruktur secara merata dari wilayah pusat hingga pelosok kabupaten.
Selain menata kawasan Cibinong Raya menjadi wilayah bercorak metropolitan, Rudy juga memperkuat pembangunan di wilayah barat dengan merevitalisasi Pendopo Kewedanaan Jasinga dan membangun jalan tembus Bogor-Sukabumi sepanjang 18 kilometer.
“Pembangunan Pendopo Kewedanaan Jasinga ini sudah dinantikan oleh masyarakat, khususnya warga Jasinga. Bertahun-tahun masyarakat ingin memiliki fasilitas yang dapat menunjang pelestarian adat istiadat dan budaya lokal,” kata Rudy, Selasa, 17 Juni 2025.
Menurut dia, pembangunan tahap awal pendopo tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan bantuan dari sejumlah masyarakat Kabupaten Bogor.
Namun, fasilitas penunjang seperti galeri budaya akan dibangun melalui skema pendanaan APBD.
“Melalui APBD, kita akan bangun galeri dan fasilitas pendukung lainnya,” imbuhnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bogor juga menargetkan pembangunan jalan bersejarah di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, sepanjang 18 kilometer yang menghubungkan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi.
Jalan berbatu yang selama puluhan tahun nyaris tidak tersentuh perbaikan itu kini akan segera diaspal menyusul adanya hibah dari PT Sumi Asih, pengelola Perkebunan Teh Nirmala.
“Alam di Bogor Barat itu sangat lestari. Ini potensi luar biasa,” beber Rudy.
Ia menyampaikan, pembangunan jalan tersebut tidak hanya untuk membuka akses, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar dan menjadikan kawasan Malasari sebagai destinasi wisata alternatif selain Puncak.
“Kalau Puncak terlalu padat, Malasari bisa jadi opsi baru. Tapi kita juga harus menjaga kelestarian lingkungan, apalagi wilayah ini berbatasan langsung dengan Taman Nasional Gunung Halimun Salak,” tegasnya.
Rudy menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan. Ia mengingatkan agar pembangunan tidak justru mengubah pola hidup masyarakat secara drastis.
“Kalau kita menjaga alam, insyaallah alam juga akan menjaga kita. Manfaatnya akan terus berkelanjutan,” tambahnya.
Proyek pembangunan jalan Malasari dimulai melalui program Karya Bakti TNI yang melibatkan Kodim dan Korem.
Pekerjaan awal akan difokuskan pada pengaspalan dan perbaikan drainase, dengan target rampung dan dapat digunakan masyarakat pada Agustus 2025.
Untuk mendukung pelaksanaan proyek tersebut, Pemkab Bogor telah mengalokasikan anggaran awal sebesar Rp20 miliar.
Bahkan, gerbang-gerbang perbatasan dengan kota atau kabupaten di wilayah Kabupaten Bogor pun ikut direnovasi dan saat ini terlihat begitu memiliki karakter sebagai daerah kabupaten yang istimewa.
Simak rasioo.id di Google News













Komentar