Malasari, Desa Pertama Kibarkan Merah Putih yang Baru Diperhatikan Lagi Setelah 80 Tahun

 

RASIOO.id –Angin pegunungan Malasari di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, berhembus sejuk ketika Bupati Bogor, Rudy Susmanto, berdiri di hadapan warganya. Suaranya bergetar, bukan karena udara dingin, melainkan karena rasa bersalah yang lama terpendam.

“Yang pertama kali ingin saya sampaikan kepada masyarakat Desa Malasari adalah permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Baru hari ini kami bisa hadir kembali, setelah begitu lama,” ucapnya, Sabtu, 23 Agustus 2025.

Kalimat itu disambut hening. Sebagian warga terdiam, sebagian lagi menitikkan air mata. Bukan karena marah, melainkan karena pengakuan tulus itu datang di tempat yang memiliki jejak sejarah begitu besar.

Desa yang Pertama Kibarkan Merah Putih

Tidak banyak yang tahu, Malasari adalah saksi bisu perjuangan. Pada 17 Agustus 1945, saat proklamasi baru saja dikumandangkan di Jakarta, bendera merah putih sudah berkibar di rumah almarhum Raden Ipik Gandamana di Malasari. Di sinilah, sejarah kemerdekaan Indonesia di Kabupaten Bogor dimulai.

Namun, seiring perjalanan waktu, Malasari seakan terlupakan. Jalan-jalan rusak, infrastruktur tertinggal, dan anak-anak sekolah harus berjalan jauh atau menumpang seadanya untuk menuntut ilmu. Desa dengan sejarah emas itu terjebak dalam kesunyian pembangunan.

Kini, 80 tahun setelah Indonesia merdeka, kehadiran Rudy membawa pesan lain. Ia datang bukan hanya sebagai Bupati, melainkan juga sebagai seorang anak bangsa yang ingin menebus kelalaian masa lalu.

“Ketika kami dilantik, Desa Malasari langsung menjadi prioritas. Jalan yang puluhan tahun belum tersentuh pembangunan, kini sedang diperbaiki. InsyaAllah, Malasari tidak akan lagi tertinggal,” katanya penuh harap.

Lebih dari itu, ia memberikan hadiah kecil namun penuh makna: 442 sepeda untuk anak-anak Malasari. Senyum sumringah merekah dari wajah-wajah polos ketika satu per satu anak menerima sepeda baru mereka.

“Sekarang anak-anak bisa ke sekolah tepat waktu, tidak harus berjalan jauh. Jalannya pun sudah mulai diperbaiki,” ujar Rudy.

Baca Juga: Tour De Malasari, Ratusan Atlet Sepeda Ikuti Kerjurnas Pertama di Kabupaten Bogor

Inspirasi dari Seorang Warga

Di sela kunjungannya, Rudy juga menyinggung sosok H. Endang, tokoh masyarakat yang selama bertahun-tahun setia mengantar anak-anak sekolah dengan kendaraan pribadinya.

“Beliau adalah teladan. Ketulusan itu yang menggerakkan hati kami. Bulan depan, Pemerintah Kabupaten Bogor akan menyiapkan angkutan khusus jemputan sekolah bagi anak-anak Malasari,” ucap Rudy, matanya berkaca-kaca.

 

Feriansyah, salah satu warga Malasari, membenarkan bahwa perhatian Rudy sudah mulai terlihat sejak awal masa jabatannya.

“Pak Rudy datang sekitar enam bulan lalu, tidak lama setelah menjabat sebagai Bupati Bogor. Waktu itu beliau menanyakan langsung apa saja yang dirasakan masyarakat dengan kondisi jalan yang cukup berat dilalui,” kenang Feriansyah.

Menurutnya, masyarakat sempat menceritakan kesulitan nyata yang mereka hadapi. “Kami sampaikan kendala saat ibu melahirkan harus dibawa ke bidan atau rumah sakit. Karena jalannya parah, akhirnya banyak yang melahirkan di tengah jalan. Itu kenyataan pahit kami,” ujarnya lirih.

Namun, tak lama berselang, perubahan nyata datang. “Pada bulan berikutnya, Pemerintah Kabupaten Bogor langsung menurunkan tim untuk pengukuran jalan dan langsung eksekusi untuk betonisasi. Saat ini sudah sekitar 2 kilometer jalan dibeton dari target 14 kilometer tahun ini,” jelasnya dengan nada lega.

Malasari, Harapan yang Hidup Kembali

Di tengah peringatan HUT ke-80 RI, Malasari kembali mendapatkan tempat yang selayaknya: bukan hanya sebagai catatan sejarah, tetapi juga sebagai bagian dari masa depan.

Di jalan-jalan yang mulai diperbaiki, di tawa anak-anak yang kini mengayuh sepeda baru, dan di pengakuan seorang Bupati yang berani meminta maaf, Malasari seolah mendapatkan kehidupan barunya.

Sejarah memang tidak bisa diulang, tetapi perhatian hari ini bisa menjadi penebusan atas kelalaian masa lalu.

 

 

 

Simak rasioo.id di Google News

 

Komentar