350 Bencana Terjadi di Kota Bogor Awal 2026, BPBD: Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama

RASIOO.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sebanyak 350 kejadian bencana melanda Kota Bogor sepanjang periode 1 Januari hingga 19 April 2026. Mayoritas bencana dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Jenis bencana yang tercatat meliputi banjir, tanah longsor, hingga dampak cuaca ekstrem lainnya yang tersebar di sejumlah wilayah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dimas Tiko, menyebut wilayah Bogor Selatan menjadi daerah dengan jumlah kejadian tertinggi.

“Sebanyak 96 kasus akibat bencana alam terjadi di wilayah Bogor Selatan,” ujarnya melalui pesan singkat, Senin, 20 April 2026.

Meski jumlah kejadian cukup tinggi, BPBD memastikan kondisi masih dalam kendali. Penanganan dilakukan melalui posko utama dengan dukungan komunikasi aktif bersama aparatur wilayah dan relawan.

“Sementara ini masih bisa dikendalikan melalui posko utama di BPBD dengan jalur komunikasi bersama aparatur dan relawan,” jelasnya.

Melihat tingginya potensi bencana, BPBD mengimbau warga untuk lebih waspada, terutama saat cuaca buruk. Berikut beberapa langkah yang disarankan:

  • Tetap tenang dan rutin memantau informasi cuaca dari kanal resmi seperti BMKG atau BPBD
  • Kenali tanda bahaya seperti kenaikan debit air atau kondisi tanah yang mulai labil
  • Siapkan dokumen penting dan perlengkapan darurat dalam satu tas siaga
  • Hindari area berisiko seperti bawah pohon besar, baliho, atau tebing rawan longsor saat hujan deras
  • Aktif melapor jika menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar

Data ratusan kejadian bencana ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih siap menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu di wilayah Kota Bogor.

Komentar