RASIOO.id – Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim – Jenal Mutaqin yang baru seumur jagung, diprotes warga lantaran membiarkan operasional tempat kopi alias kafe yang menjual minuman keras beroperasi selama 24 jam.
Hal itu terlihat dari protes nitizen yang mengomentari postingan akun Instagram yang mengunggah video kemacetan di Jalan Binamarga II, Kota Bogor.
Pasalnya, kemacetan itu disebabkan oleh sebuah cafe yang beroperasi tanpa henti dan selalu mengganggu pengguna jalan karena keberadaannya.
Salah satu netizen menyindir bahwa pemerintah Kota Bogor tak berani menegur cafe tersebut lantaran setoran yang masuk pada kantong pejabat.
“Kuat duitnya makanya bisa sampe 24 jam,” sindir akun @_dnndrrzky
Netizen lain bahkan menyindir keamanan yang dilakukan pemerintah Kota Bogor.
Ia menyindir pembiaran oleh Pemkot Bogor itu karena uang yang diberikan pengusaha tidak cukup, sehingga membiarkan kondisi seperti itu.
“Uang keamanan nya kurang,” sindir @rakawsp_
Komentar-komentar sendirian juga dilontarkan banyak netizen lainnya. Kendati demikian, beberapa netizen mengaku tidak bermasalah, asalkan masyarakat yang datang tidak norak dan membuat rusuh.
“Buka 24 jam gak masalah, yang jadi masalah itu pengunjungnya,” kata @larass_ganteng27.
Ketika dikonfirmasi, Satpol PP Kota Bogor belum menjawab dan berita ini belum berimbang.
Simak rasioo.id di Google News














Komentar