RASIOO.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengundang Bupati Tangerang untuk melakukan rapat koordinasi antar daerah untuk menyepakati dan mencari solusi atas permasalahan truk tambang yang mencakup dua wilayah.
Hasilnya, rapat tersebut belum menemukan titik kesepakatan karena Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid absen dan diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang bersama jajarannya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan bahwa rapat lanjutan akan dilakukan pada Minggu 21 September 2025 mendatang di Kabupaten Tangerang
“Nanti hari Minggu pimpinan kita ke sana memutuskan seperti apa, karena sama-sama punya rasa, di sana juga ada yang meninggal (Akibat truk tambang), di kita juga ada, di sana yang melahirkan sulit, disini juga sulit,” kata Ajat, Jumat 19 September 2025.
“Kita bicara tentang kesamaan, tentang Indonesia lah ya, tidak ada ego masing-masing untuk jaga kondusifitas. Dari situ kemudian, di hari minggu, ada rapat bupati gubernur, kemudian di besok bicarakan tentang teknis kantong parkir,” lanjutnya.
Baca Juga: Pemkab Bogor Nonaktifkan Perbup Jam Operasional, Truk Tambang Boleh Lewat Pagi Sampai Malam
Ia menyampaikan pembahasan bersama Pemkab Tangerang hari ini hanya sekedar membahas kondisi antar wilayah sebelum nanti dipertemukan kedua Bupati di dua daerah.
“Diundang kan yang hadirnya sekda, sama Kadishub, tadi itu lebih menceritakan tentang kondisi di Tanggerang dan Kabupaten Bogor. Kelihatannya sama, semua nya ingin menyelesaikan permasalahan ini yang sudah berpuluh-puluh tahun,” kata dia.
Simak rasioo.id di Google News














Komentar