RASIOO.id – Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tangerang diharapkan dapat semakin berperan aktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program-program yang langsung menyentuh kebutuhan umat, seperti pendirian klinik kesehatan dan penyediaan layanan ambulans.
Hal tersebut disampaikan Rois Syuriah PCNU Kota Tangerang, KH. Abdul Mu’thi, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) VI PCNU Kota Tangerang yang digelar di Pondok Pesantren Raudlotussalam, Cimone, Kecamatan Karawaci, pada Sabtu malam, 8 November 2025.
Menurut KH. Abdul Mu’thi, keberadaan NU di Kota Tangerang saat ini dirasa belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia menegaskan pentingnya menerapkan prinsip “Khairul Jam’iyah Anfau Lil Jama’ah” (sebaik-baiknya organisasi adalah yang bermanfaat bagi umatnya).
“Saya inginnya minimal punya klinik NU di beberapa MWCNU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama), ya. Dan itu minimal juga punya ambulans untuk hal-hal yang bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya para pengurus NU untuk turun langsung melayani masyarakat tanpa pamrih, mengingat masih banyak warga yang belum mengenal kiprah NU di daerahnya.
Selain itu, KH. Abdul Mu’thi menyoroti tantangan internal yang dihadapi organisasi, khususnya terkait banyaknya Badan Otonom (Banom) di tubuh NU. Hal ini, menurutnya, menjadi pekerjaan rumah bagi jajaran PCNU agar dapat menertibkan dan menyatukan langkah seluruh elemen.
“Mungkin selama ini pengurus itu kurang turun, kurang menyentuh kepada struktur di bawahnya. Nah, ke depan insyaallah kita akan turun ke masing-masing MWCNU dan Banom. Dengan disapa, mereka akan merasa diakui dan memiliki orang tua,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah terpilih PCNU Kota Tangerang masa khidmat 2025–2030, KH. Ahmad Kafi, menegaskan bahwa fokus utamanya pasca-Konfercab adalah memperkuat konsolidasi internal agar seluruh elemen NU dapat kembali bersatu.
“Perhelatan sudah selesai. Tidak akan ada perpecahan. Prinsip kami, selesai perhelatan berarti selesai juga. Kita menatap ke depan, perjuangan baru dimulai. Konsolidasi internal menjadi prioritas utama,” tegasnya.
KH. Ahmad Kafi juga menyampaikan bahwa NU Kota Tangerang akan memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder daerah agar NU semakin hadir di tengah masyarakat, sejalan dengan arahan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Terkait program kerja ke depan, pihaknya akan segera membentuk lembaga-lembaga di bawah struktur NU, meliputi bidang kepesantrenan, kemasjidan, dakwah, ekonomi melalui Lazisnu, serta pendidikan.
“Kita akan bentuk lembaga-lembaga itu dan mencari orang yang tepat di bidangnya, agar visi dan misi organisasi bisa dijalankan secara optimal,” ungkapnya.
Diketahui, PCNU Kota Tangerang saat ini membawahi 13 Majelis Wakil Cabang (MWCNU) di tingkat kecamatan dan 104 Ranting di tingkat kelurahan.
Menutup pernyataannya, KH. Ahmad Kafi berharap seluruh pengurus NU dapat bekerja secara serentak, serempak, dan satu komando, guna memperkuat sinergi dan efektivitas organisasi.
“Tidak boleh ada lembaga atau Banom yang berjalan sendiri tanpa koordinasi dengan pengurus struktural PCNU,” tandasnya.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar