RASIOO.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bogor kembali membuktikan diri sebagai “pasukan serba bisa”. Kali ini, yang diselamatkan bukan rumah, bukan kucing di pohon, apalagi ular di plafon—melainkan sebatang cotton bud yang nyasar ke dalam telinga warga.
Aduan tak biasa itu diterima Disdamkarmat Sektor Babakan Madang. Seorang warga bernama Rizky datang dengan wajah cemas, bukan karena api membara, tetapi karena alat pembersih telinga justru berubah menjadi “penjajah” di liang telinga sendiri.
Kepala Disdamkarmat Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa cotton bud tersebut terlepas dari batangnya saat Rizky membersihkan telinga. Ujung kapasnya tertinggal, nyangkut manis, dan menolak keluar dengan sukarela.
“Cotton bud terlepas dari batangnya dan tertinggal di dalam telinga. Karena panik, yang bersangkutan langsung datang ke sektor Sentul City,” ujar Yudi, Sabtu, 10 Januari 2026.
Berbekal keyakinan penuh bahwa Damkar bisa mengatasi segala urusan, dari api sampai telinga, Rizky pun menyerahkan nasib gendang telinganya kepada petugas.
Dan benar saja, tanpa sirine, tanpa selang air, tanpa tangga hidrolik, petugas Damkar Sektor Babakan Madang sukses melakukan operasi penyelamatan tingkat mikro tersebut.
“Evakuasi cotton bud berhasil dilakukan sekitar 10 menit,” kata Yudi.
Proses penyelamatan dilakukan dengan peralatan sederhana namun penuh presisi: pinset dan senter. Tidak ada korban jiwa, tidak ada kebakaran, dan telinga korban kembali merdeka.
Kejadian ini kembali menegaskan bahwa Damkar Kabupaten Bogor bukan sekadar pemadam api, tapi juga penyelamat segala situasi darurat—bahkan yang berawal dari kamar mandi sendiri.
Simak rasioo.id di Google News














Komentar