RASIOO.id – Polres Bogor belum dapat memastikan kebenaran kabar adanya korban jiwa akibat dugaan kebocoran gas CO₂ di area PT Aneka Tambang (Antam).
Sejumlah video beredar di media sosial yang memperlihatkan proses evakuasi korban dari dalam lubang tambang emas.
Bahkan, beberapa unggahan disertai ucapan belasungkawa atas peristiwa mencekam yang disebut terjadi pada Rabu, 14 Januari 2026.
Namun demikian, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian belum memastikan adanya korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.
“Enggak ada korban jiwa. Yang di voice note itu kan disebut sampai 700, tapi kami pastikan tidak ada. Kami juga tidak bisa masuk ke lokasi, kalau masuk justru berbahaya,” ujar Wikha, Kamis, 15 Januari 2026.
Ia juga menepis kabar adanya warga yang dilarikan ke rumah sakit akibat insiden tersebut. Menurutnya, hingga kini belum ada laporan resmi yang diterima pihak kepolisian.
“Belum kami cek karena memang belum ada laporan, baik dari warga maupun pihak terkait,” pungkasnya.
Simak rasioo.id di Google News










Komentar