Revitalisasi Tahap Kedua Stadion Pajajaran Bogor Telan Rp 31 M, Lelang Dimulai Maret 2026

RASIOO.id – Kota Bogor akan melanjutkan pembangunan revitalisasi Stadion Pajajaran tahap kedua pada tahun 2026. Namun hingga awal Februari ini, proyek tersebut belum masuk ke tahap lelang.

Berdasarkan pantauan pada situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), paket proyek revitalisasi Stadion Pajajaran masih belum tercantum. Kondisi tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana.

“Iya betul, belum masuk lelang,” ujar Anas saat dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Rabu, 4 Februari 2026.

Anas menjelaskan, proses lelang direncanakan baru akan dimulai pada Maret 2026, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan pembangunan tahap kedua. Pada tahap ini, pembangunan tribun stadion menjadi prioritas utama.

Dari total anggaran sebesar Rp51 miliar, sekitar Rp31 miliar dialokasikan khusus untuk pembangunan tribun. Anas menyebutkan, fokus pembangunan tahun ini akan dilakukan secara rinci pada area tribun stadion.

Ia menegaskan bahwa revitalisasi Stadion Pajajaran tetap mengacu pada standar internasional, meskipun dengan konsep skala yang lebih kecil.

“Stadion ini konsepnya small tapi internasional. Kita akan bangun tribun barat dan timur secara terpisah, tidak menyambung,” kata Anas.

Lebih lanjut, Anas menjelaskan bahwa tribun barat direncanakan memiliki dua lantai. Lantai bawah akan difungsikan sebagai ruang ganti pemain, ruang pers, serta tenant pendukung, sementara lantai atas akan digunakan sebagai area perkantoran bagi KONI dan Dispora Kota Bogor.

Selain itu, kapasitas stadion nantinya akan dibatasi hanya untuk 5.000 penonton. Pembatasan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan daya tampung lahan parkir dan pengelolaan lalu lintas di sekitar kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran yang dinilai terbatas.

“Keputusan ini diambil dari pertimbangan matang agar operasional stadion tetap tertib dan nyaman,” tutup Anas.

Komentar