RASIOO.id – Memasuki pekan pertama Ramadan 1447 Hijriah, harga cabai rawit merah atau yang dikenal sebagai cabai rawit jablay di Pasar Bogor masih terpantau tinggi, yakni Rp108 ribu per kilogram.
Meski harga bertahan di angka tersebut, aktivitas pembelian justru cenderung menurun dibandingkan jelang Ramadan lalu.
Wati (56), salah seorang pedagang cabai di Pasar Bogor, mengatakan harga Rp108 ribu per kilogram sudah stabil dalam beberapa hari terakhir.
“Rawit jablay masih Rp108 ribu per kilo. Nggak naik, tapi juga belum turun,” ujarnya saat ditemui, Minggu, 22 Februari 2026.
Menurutnya, pembeli eceran dari kalangan rumah tangga kini relatif sepi. Ia menilai sebagian warga sudah lebih dulu menyetok kebutuhan dapur sebelum memasuki bulan puasa.
“Kayaknya sudah pada belanja banyak sebelumnya, jadi sekarang sepi,” katanya.
Selain faktor stok, Wati menyebut perubahan pola konsumsi juga memengaruhi penjualan. Banyak warga yang memilih membeli lauk matang untuk berbuka puasa dibanding memasak sendiri di rumah.
“Sekarang orang cenderung beli lauk jadi. Yang beli cabai malah kebanyakan pedagang masakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelanggan yang datang saat ini didominasi pemilik warung makan dan pedagang lauk siap saji yang tetap membutuhkan cabai dalam jumlah besar untuk menjaga cita rasa masakan mereka selama Ramadan.
Wati memperkirakan harga cabai rawit jablay masih berpotensi berubah dalam beberapa pekan ke depan. Fluktuasi harga, menurutnya, sangat bergantung pada pasokan dari daerah penghasil serta tingkat permintaan pasar selama bulan suci berlangsung.








Komentar