RASIOO.id – Budayawan Bogor, Oting Supriatna, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam melestarikan dan mengangkat budaya Sunda selama satu tahun masa kepemimpinannya.
Menurut Oting, berbagai simbol dan atribut kebudayaan lokal kini semakin mudah ditemui di wilayah Kabupaten Bogor, khususnya di jalan-jalan protokol.
Penggunaan ornamen khas Sunda hingga penamaan jalan dengan aksara Sunda dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat identitas daerah.
“Sekarang kita bisa melihat langsung bagaimana aksara Sunda digunakan di berbagai ruas jalan. Ini bukan hanya simbol, tetapi bentuk edukasi budaya kepada masyarakat,” ujar Oting.
Tak hanya itu, pemasangan kujang raksasa sebagai mahkota di Tugu Panca Karsa juga menjadi perhatian publik.
Bagi Oting, kehadiran ikon tersebut mencerminkan kecintaan pemerintah daerah terhadap warisan budaya Sunda yang sarat makna filosofis.
Ia menilai, langkah-langkah tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap pelestarian budaya lokal di tengah arus modernisasi.
Upaya itu, kata dia, sekaligus mempertegas identitas Kabupaten Bogor sebagai daerah yang memiliki akar sejarah dan kebudayaan Sunda yang kuat.
Selain itu, Oting mengapresiasi pembangunan alun-alun Kabupaten Bogor di kawasan perkantoran pemerintah yang mengusung konsep arsitektur bercorak Kerajaan Sunda.
Menurutnya, kebijakan tersebut memperlihatkan keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang publik yang tidak hanya fungsional, tetapi juga sarat nilai historis dan kultural.
“Bupati ini sangat budayawan sekali dan cinta budaya Nusantara, khususnya Sunda,” kata Oting Supriatna yang juga dikenal sebagai pemain saron di Niskala Banda.
Lelaki yang keseharian fokus membuat alat musik sunda dari ini berharap komitmen tersebut dapat terus dijaga dan dikembangkan melalui program-program kebudayaan yang berkelanjutan, termasuk pembinaan komunitas seni dan pelaku budaya di tingkat lokal.
Dengan demikian, pelestarian budaya tidak berhenti pada simbol fisik semata, tetapi juga hidup dan berkembang di tengah masyarakat.













Komentar