Kas Keliling BI Kota Tangerang Banyak Dikeluhkan Warga soal Aturan

RASIOO.id – Layanan kas keliling kembali dibuka di sejumlah titik di Tangerang Raya menjelang Idul Fitri 1447 H.

Salah satu lokasi penukaran uang baru digelar pada Rabu, 25 Februari 2026, di Masjid Raya Al-A’zhom, Kota Tangerang.

Program ini merupakan layanan rutin dari Bank Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan baru menjelang Lebaran.

Warga diwajibkan mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR guna memperoleh kuota dan jadwal penukaran.

Salah seorang warga, Arjuna, menilai pelayanan di lokasi berjalan cukup baik. Namun, ia menyayangkan aturan yang tidak memperbolehkan penukaran diwakilkan dalam satu kartu keluarga (KK).

“Pengalamannya cukup bagus, pelayanannya juga baik. Cuma yang saya sesalkan, dalam satu kartu keluarga seharusnya bisa diwakilkan supaya lebih efektif dan tidak perlu semua anggota keluarga datang,” ujarnya.

Menurut Arjuna, kebijakan tahun ini berbeda dibanding sebelumnya. Ia menyebut pada 2025 penukaran masih dapat diwakilkan dalam satu KK.

“Kalau memang tidak boleh diwakilkan, seharusnya dijelaskan secara rinci. Tahun lalu masih bisa, sekarang tidak diperbolehkan, jadi menurut saya justru mempersulit,” katanya.

Ia berharap sistem penukaran dibuat lebih efisien agar tidak membuang waktu masyarakat. Arjuna menilai cukup kepala keluarga yang mewakili selama data dan identitas sesuai ketentuan.

“Seharusnya dipermudah saja. Kalau satu keluarga punya kuota, cukup kepala keluarganya yang datang, selama sesuai KTP dan data, jadi tidak perlu antre panjang,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan warga lain, Silvana, yang telah datang sejak pagi sesuai jadwal dari aplikasi. Ia mengatakan penukaran uang baru menjadi rutinitas setiap tahun menjelang Lebaran.

“Ini lagi menukar uang baru untuk Lebaran. Kami sudah daftar di aplikasi PINTAR dan mendapat jadwal penukaran hari ini di Al-A’zhom,” ujarnya.

Ia menjelaskan proses pendaftaran dilakukan secara daring dengan kuota yang dibuka bertahap. Untuk wilayah Banten, jadwal penukaran diperoleh pada 24 Februari.

“Caranya masuk ke aplikasi PINTAR BI, pilih periode yang tersedia, lalu datang sesuai tanggal dan lokasi yang sudah ditentukan,” jelasnya.

Adapun pecahan uang yang tersedia mulai dari Rp1.000 hingga Rp50.000. Namun, ia memilih tidak mengambil pecahan Rp50.000 karena menyesuaikan kebutuhan.

“Pecahannya lengkap dari seribuan sampai lima puluh ribu, tapi saya tidak ambil yang lima puluh ribu karena disesuaikan dengan kebutuhan,” tuturnya.

Meski mengapresiasi kemudahan akses kas keliling, Silvana menilai kenyamanan penukaran di bank masih lebih baik. Ia menyebut antrean sempat kurang tertib akibat keterlambatan mobil layanan.

“Kalau dibandingkan, lebih nyaman di bank karena tidak panas dan antreannya lebih tertata. Tadi sempat kurang kondusif karena mobilnya telat datang, jadi antreannya agak semrawut sebelum akhirnya diatur kembali,” ujarnya.

Meski diwarnai sejumlah keluhan, antusiasme warga tetap tinggi memanfaatkan layanan kas keliling tersebut. Masyarakat berharap ke depan sistem antrean dan aturan penukaran dapat diperjelas agar pelayanan semakin tertib dan nyaman menjelang Idul Fitri 1447 H.

Komentar