Konferancab III IPNU-IPPNU Larangan Digelar, Regenerasi Kader Pelajar NU Jadi Sorotan

RASIOO.id – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) III pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat KBNU Kecamatan Larangan tersebut menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan pelajar NU di wilayah Larangan.

Mengusung tema “Sinergitas Pelajar yang Responsif, Akseleratif, dan Kolaboratif: Mewujudkan IPNU-IPPNU Larangan Responsif, Adaptif, dan Kontributif”, Konferancab tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi. Forum tersebut juga menjadi ruang evaluasi terhadap perjalanan kepengurusan sekaligus menyusun langkah organisasi untuk menghadapi dinamika zaman.

Pembina PAC IPNU Kecamatan Larangan, Qory Ayatullah, memberikan apresiasi terhadap konsistensi para kader dalam menjalankan roda organisasi. Hal senada disampaikan Penasehat PAC IPNU Larangan, H. Muhammad Muslim.

Dalam sambutannya, ia mendorong para pelajar untuk terus mengambil peran dalam kehidupan sosial serta berkontribusi bagi bangsa dan agama. Ia juga mengajak kader menjadi pelopor pelajar berkualitas di Kecamatan Larangan.

Pesan mengenai pentingnya regenerasi turut disampaikan senior IPNU Larangan, Habib Rizky Asmaulana. Ia menekankan bahwa keberlangsungan organisasi membutuhkan proses kaderisasi yang konsisten dan berkelanjutan.

“Napas pergerakan itu komprehensif dan kontinu pada jalurnya, intensional, bukan parsial. Artinya, pertimbangan moral harus lebih tinggi daripada pertimbangan yang sifatnya konvensional. Pergerakan berarti bergerak bukan berkerak, apalagi berkarat,” tegas Habib Rizky.

Sementara itu, senior IPNU Larangan, Rizky Nurul Iman, mengatakan Konferancab menjadi ruang penting untuk mengevaluasi kepengurusan sekaligus memproyeksikan masa depan organisasi.

“Konferancab menjadi ruang evaluasi dan proyeksi masa depan organisasi. Dari forum ini diharapkan lahir pemimpin-pemimpin muda yang tidak hanya cakap secara organisatoris, tetapi juga memiliki integritas serta tanggung jawab dalam mengemban amanah,” ujar Rizky.

Konferancab III diikuti delegasi dari Pimpinan Ranting se-Kecamatan Larangan. Sejumlah agenda dibahas dalam forum tersebut, mulai dari penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan demisioner, penyusunan rekomendasi strategis hingga pemilihan kepengurusan baru untuk masa khidmat berikutnya.

Melalui forum tersebut, PAC IPNU-IPPNU Larangan menegaskan komitmen untuk menjaga keberlanjutan regenerasi sekaligus memperkuat arah gerak organisasi.

Kepemimpinan dipandang sebagai amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab. Karena itu, kader yang dihasilkan diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan organisasi, tetapi juga unggul secara intelektual, berakhlakul karimah dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Komentar