RASIOO.id — Hubungan antara Donald Trump dan Spanyol tengah berada di titik paling tegang dalam beberapa dekade terakhir setelah Presiden Amerika Serikat menyatakan ancaman serius untuk memutus seluruh hubungan perdagangan dengan Madrid.
Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan hari Senin 2 Maret 2026 di Washington, yang langsung memicu reaksi global.
Penolakan Dukungan Militer Jadi Pemicunya
Ketegangan ini bermula ketika pemerintah Spanyol menolak permintaan AS untuk menggunakan pangkalan militer strategisnya — termasuk Pangkalan Rota dan Pangkalan Morón — sebagai titik awal atau basis dukungan dalam operasi militer terhadap Iran.
Penolakan itu dilandasi kekhawatiran Madrid akan efek hukum internasional dan pelanggaran kedaulatan atas keputusan semacam itu.
Pada pertemuan dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz, Trump secara tegas menyatakan bahwa AS “tidak ingin ada hubungannya lagi dengan Spanyol” jika Spanyol tetap menolak menjalin kerjasama seperti yang diharapkan oleh Washington.
Kritik Trump terhadap Spanyol dan NATO
Tidak hanya berhenti pada masalah Iran, Trump juga melontarkan kritik keras kepada Spanyol karena dianggap gagal memenuhi target belanja pertahanan yang ditetapkan oleh NATO.
Trump menegaskan bahwa Spanyol belum mencapai kontribusi 5% dari anggaran pertahanan, angka yang menurutnya harus dipenuhi oleh semua sekutu.
Reaksi Pemerintah Spanyol
Menanggapi ancaman Trump, pemerintah di Madrid menekankan bahwa kerja sama militer harus selalu menghormati hukum internasional serta kedaulatan nasional.
Spanyol juga sebelumnya menolak tawaran Trump untuk bergabung dalam apa yang disebutnya sebagai “Dewan Perdamaian” yang diprakarsai AS.
Dampak Langsung: Pesawat Militer AS Tinggalkan Spanyol
Sebagai dampak langsung dari penolakan ini, sekitar 15 pesawat militer AS telah dilaporkan meninggalkan pangkalan-pangkalan mereka di Spanyol. Langkah ini dipandang sebagai respons awal AS atas memanasnya hubungan kedua negara.
Titik Terendah Hubungan Diplomatik
Situasi ini kini menjadi salah satu titik paling kritis dalam hubungan bilateral Washington–Madrid, dan bahkan meluas ke kritik Trump terhadap sekutu lain seperti Inggris yang dianggap kurang mendukung operasi militer AS terhadap Iran.
Dengan hubungan dagang, militer, dan diplomatik yang kini dipertaruhkan, banyak pihak dunia kini menyoroti apakah krisis ini akan memicu perubahan besar dalam aliansi global, termasuk dalam struktur keamanan transatlantik yang telah bertahan puluhan tahun












Komentar