RASIOO.id — Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan kebijakan khusus untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Puncak selama libur Idul Fitri. Sebanyak 2.100 pengemudi angkutan kota (angkot) akan menerima kompensasi sebesar Rp200 ribu per hari dari pemerintah daerah.
Kebijakan ini disampaikan oleh Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, pada Senin, 9 Maret 2026. Ia menjelaskan bahwa kompensasi tersebut diberikan kepada sopir angkot yang trayeknya melintasi jalur rawan kemacetan menuju kawasan wisata Puncak.
“Jumlah yang mendapat kompensasi sebanyak 2.100 angkot dari tiga trayek, yakni Sukasari–Cisarua, Sukasari–Cibedug, dan Ciawi–Pasir Muncang. Per hari Rp200 ribu per orang,” ujarnya.
Program ini dirancang untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang biasanya memuncak saat libur Lebaran. Dengan memberikan kompensasi, pemerintah berharap para pengemudi angkot tidak beroperasi sementara sehingga lalu lintas menuju kawasan wisata dapat lebih terkendali.
Dishub merencanakan pemberian kompensasi ini selama empat hari di masa libur Lebaran. Namun, hingga saat ini pihaknya masih menunggu keputusan final mengenai tanggal pelaksanaannya.
“Untuk sementara empat hari, masih sementara ya. Tanggalnya belum bisa kita pastikan. Mungkin besok akan ada kepastian setelah rapat terakhir. Yang jelas dilaksanakan sebelum dan sesudah Lebaran,” jelas Dadang.
Kawasan Puncak Bogor setiap tahun menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan saat libur Lebaran. Lonjakan kendaraan pribadi sering kali memicu kemacetan panjang, terutama pada jalur utama menuju Cisarua dan sekitarnya.
Melalui kebijakan kompensasi ini, Pemkab Bogor berharap arus kendaraan bisa lebih terkendali sehingga perjalanan wisatawan menjadi lebih lancar sekaligus tetap memberikan jaminan pendapatan sementara bagi para sopir angkot yang tidak beroperasi selama periode tersebut.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam manajemen lalu lintas saat musim liburan, terutama di wilayah wisata yang memiliki tingkat kunjungan tinggi seperti Puncak.











Komentar