RASIOO.id— Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Senin 9 Maret 2026 tercatat mengalami penurunan yang cukup tajam dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan ini menjadi perhatian pelaku pasar dan investor logam mulia karena terjadi di tengah dinamika ekonomi global yang sedang bergejolak.
Berdasarkan data terbaru dari situs resmi logam mulia Antam, harga emas ukuran 1 gram hari ini berada di level Rp3.004.000. Angka tersebut turun Rp55.000 per gram dari harga perdagangan sebelumnya.
Selain harga jual, harga buyback atau harga beli kembali oleh Antam juga ikut mengalami penyesuaian. Penurunan harga buyback biasanya mengikuti pergerakan harga jual emas di pasar domestik.
Faktor Global Tekan Harga Emas
Penurunan harga emas Antam hari ini tidak lepas dari sejumlah faktor global yang memengaruhi pasar komoditas, khususnya logam mulia.
Salah satu faktor utama adalah penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat. Ketika dolar AS menguat, harga emas dunia cenderung mengalami tekanan karena emas diperdagangkan menggunakan mata uang tersebut.
Selain itu, kondisi geopolitik dan ekonomi global juga turut memengaruhi pergerakan harga emas. Meskipun ketegangan di kawasan Timur Tengah masih terjadi, pasar global justru mengalami koreksi teknis sehingga harga emas dunia terkoreksi hingga berada di kisaran US$5.093 per troy ons.
Di sisi lain, sentimen pasar domestik juga ikut berperan. Pelemahan indeks saham di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini turut memengaruhi dinamika ekonomi nasional dan psikologi investor.
Investor Diminta Cermati Pergerakan Pasar
Pengamat pasar menilai fluktuasi harga emas merupakan hal yang wajar dalam perdagangan komoditas global. Namun investor tetap disarankan untuk mencermati perkembangan ekonomi internasional, nilai tukar dolar, serta kondisi pasar keuangan domestik sebelum mengambil keputusan investasi.
Bagi masyarakat yang ingin memantau perkembangan harga emas secara real time, informasi terbaru dapat diakses melalui situs resmi Logam Mulia Antam maupun melalui berbagai kanal berita ekonomi terpercaya seperti CNBC Indonesia.
Dengan kondisi pasar yang masih dinamis, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang menarik, terutama sebagai aset lindung nilai (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi global.














Komentar