Perang Timur Tengah Memanas! Iran Gempur Target Intelijen, Pangkalan Udara hingga Aset Sekutu Israel dalam Operasi “True Promise 4”

RASIOO.id – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat tajam setelah Iran melancarkan gelombang serangan balasan melalui operasi militer bertajuk “True Promise 4” pada Senin, 9 Maret 2026. Serangan tersebut menargetkan sejumlah fasilitas militer strategis di Israel serta beberapa aset sekutunya di kawasan.

Operasi ini diklaim sebagai respons langsung atas serangan Israel sebelumnya yang menargetkan fasilitas nuklir dan pimpinan tinggi Iran dalam operasi yang disebut Operation Lion’s Roar.

Target Militer Penting di Israel

Salah satu sasaran utama dalam serangan tersebut adalah markas intelijen militer Israel, Aman, yang berlokasi di kawasan Glilot, dekat Tel Aviv.

Menurut klaim Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), fasilitas tersebut berhasil dihantam oleh rudal presisi dalam serangan terbaru.

Selain itu, pangkalan udara Ramat David Airbase juga dilaporkan menjadi sasaran drone dan rudal. Pangkalan ini dikenal sebagai salah satu pusat operasi utama jet tempur Israel.

Serangan juga diarahkan ke fasilitas yang berkaitan dengan badan intelijen luar negeri Israel, Mossad, di kota Herzliya.

Sementara itu di wilayah utara, pangkalan angkatan laut Israel di Haifa dilaporkan menjadi target serangan drone oleh kelompok yang bersekutu dengan Iran, Hezbollah, dengan tujuan mengganggu sistem pertahanan maritim Israel.

Infrastruktur Strategis Turut Terkena Dampak

Selain target militer, beberapa fasilitas strategis di wilayah Israel tengah juga dilaporkan terkena dampak serangan. Rudal klaster dilaporkan menghantam setidaknya enam lokasi berbeda di sekitar Tel Aviv, menyebabkan kerusakan infrastruktur serta korban jiwa.

Serangan ini menandai eskalasi konflik yang semakin luas, tidak hanya menyasar fasilitas militer tetapi juga infrastruktur penting di wilayah perkotaan.

Aset Sekutu Israel Ikut Disasar

Ketegangan juga meluas ke luar wilayah Israel. Iran disebut memperluas target serangan ke beberapa pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Beberapa lokasi yang dilaporkan menjadi sasaran antara lain Al Udeid Air Base, serta fasilitas militer AS di Erbil dan kamp militer di Kuwait.

Di kawasan Teluk, serangan drone juga dilaporkan merusak fasilitas desalinasi air di Bahrain, yang merupakan salah satu sumber penting pasokan air minum di negara tersebut.

Tujuan Strategis Iran

Teheran menyatakan bahwa operasi ini bertujuan melemahkan sistem pertahanan udara Israel sekaligus memberikan balasan atas serangan sebelumnya yang menargetkan fasilitas strategis Iran.

Di sisi lain, Israel mengklaim pasukannya telah menghancurkan sekitar 75 persen peluncur rudal Iran dalam rangka mengurangi kemampuan serangan balik dari Teheran.

Hingga kini, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah masih berada dalam kondisi sangat tegang, dengan potensi eskalasi konflik yang semakin luas jika kedua pihak terus melancarkan serangan balasan.

Komentar