Sempat Ricuh, Antrean Penukaran Uang Baru di Balaikota Bogor Kini Lebih Tertib Usai Ditangani Satpol PP

RASIOO.id – Antrean penukaran uang baru dalam rangka bazar Ramadan di Balaikota Bogor kembali berlangsung pada Jumat, 13 Maret 2026. Setelah sempat terjadi kericuhan sehari sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor turun tangan menertibkan antrean agar kegiatan berjalan lebih tertib dan kondusif.

Pada hari kedua bazar tersebut, petugas melakukan pengaturan ulang sistem antrean bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang baru. Langkah ini diambil setelah antrean pada Kamis, 12 Maret 2026 membeludak hingga menimbulkan kericuhan dan akhirnya terpaksa dibubarkan.

Kepala Seksi Deteksi Dini Pengamanan dan Pengawalan Satpol PP Kota Bogor, Muhammad Ruslan, mengatakan pihaknya melakukan perubahan pola antrean dengan menambahkan batasan area agar tidak terjadi penumpukan massa.

“Mungkin kita rubah pola antreannya dengan memasang batasan untuk area antrean saja,” ujarnya kepada rasioo.id.

Ruslan menjelaskan, kericuhan yang terjadi sebelumnya salah satunya disebabkan oleh posisi antrean yang berada di tikungan jalan sehingga terlihat terjadi penumpukan warga.

Untuk mengatasi hal tersebut, lokasi antrean kini dipindahkan ke area parkiran Perpustakaan Kota Bogor agar lebih luas dan tidak menimbulkan kerumunan.

“Makanya posisinya kita rubah dan bergeser ke bagian parkiran Perpustakaan Kota Bogor. Jadi kalau antrean pun banyak, tidak terlihat menumpuk,” jelasnya.

Selain itu, sistem antrean juga tetap melanjutkan nomor yang telah dibagikan pada hari sebelumnya. Warga yang sudah mendapatkan nomor antrean tetap dilayani oleh pihak Bank BJB.

Pada hari ini, pelayanan dimulai dari nomor antrean 101 hingga 300, sementara warga yang sebelumnya belum terakomodasi akan dilanjutkan setelah nomor tersebut selesai dilayani.

“Ini kan lanjutan ya, yang nomor antrean kemarin tetap dilayani oleh pihak BJB karena nomor sudah disebarkan,” ujarnya.

Satpol PP juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih tertib mengikuti aturan antrean sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.

Pihak Bank BJB sendiri berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh antrean hingga tuntas pada hari ini. Mereka juga memastikan pelayanan akan tetap berlangsung sampai nomor antrean yang telah dibagikan selesai dipanggil.

“BJB tetap standby sampai selesainya antrean yang sudah diberikan nomor. Kalau yang baru datang sudah tidak dilayani lagi karena kuotanya hanya 300,” tegas Ruslan.

Untuk mempermudah proses pemanggilan, sistem antrean kini juga menggunakan alat bantu pemanggil berdasarkan nomor sehingga masyarakat tidak perlu berdesakan.

Ruslan menambahkan, pihak bank juga memastikan ketersediaan uang baru masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang telah mendapatkan nomor antrean.

Di akhir, ia mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati setelah melakukan penukaran uang dalam jumlah cukup besar.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membawa uang dan tetap menjaga keamanan saat perjalanan pulang ke rumah masing-masing,” pungkasnya.

Komentar